Tetap Penuhi Kebutuhan Protein, Ketahui Makanan Apa Saja Sebagai Pengganti Daging

Tetap Penuhi Kebutuhan Protein, Ketahui Makanan Apa Saja Sebagai Pengganti Daging
Ilustrasi daging vegetarian. ©Shutterstock
SEHAT | 28 Mei 2022 14:00 Reporter : Magang

Merdeka.com - Beberapa orang mulai mengurangi konsumsi daging dan berusaha untuk mencari penggantinya. Beberapa hal seperti kesehatan dan lingkungan menjadi faktor utama seseorang mencari pengganti daging. Pengganti daging ini biasanya disebut dengan daging nabati.

Daging nabati merupakan istilah dari produk makanan yang meniru produk daging sebenarnya, namun berasal dari tumbuhan. Daging dapat menyebabkan gejala pencernaan seperti diare atau sembelit pada beberapa orang. Faktanya, beberapa bukti menunjukkan bahwa makan daging merah dapat meningkatkan risiko kondisi pencernaan yang disebut divertikulitis.

Untuk alasan inilah beberapa orang bahkan tidak bisa mengonsumsi daging. Oleh karena itu mencari pengganti daging adalah solusi yang tepat. Namun memilih daging nabati tidak boleh sembarangan. Penting untuk mengetahui nutrisi apa saja yang ada dalam daging nabati tersebut.

Bahan-bahan nabati merupakan sumber vitamin, mineral, dan antioksidan, yang semuanya memiliki manfaat kesehatan. Selanjutnya, penelitian menunjukkan bahwa pola makan nabati dapat bermanfaat untuk manajemen berat badan, diabetes, dan mikrobioma. Ini juga menunjukkan bahwa mereka dapat membantu mencegah berbagai masalah kesehatan, seperti hipertensi dan penyakit kardiovaskular.

Dilansir dari Medical News Today dan Healthline, berikut ini adalah produk atau bahan makanan yang dapat dijadikan sebagai pengganti daging:

2 dari 6 halaman

Tempe

1. Tempe

ilustrasi tempe kedelai
©2020 Merdeka.com/indonesia.go.id

Tempe adalah salah satu makanan khas Indonesia yang terbuat dari kedelai. Tempe terbuat dari kedelai utuh yang dalam pembuatannya melalui proses fermentasi. Tempe seringkali dijadikan lauk pengganti daging.

Karena terbuat dari kedelai utuh, tempe mengandung lebih banyak serat dan protein daripada tahu. Tempe juga mengandung prebiotik dan probiotik yang baik bagi usus sebagai hasil dari proses fermentasi.

Tempe mengandung 319 kalori, 33,7 gram protein, 17,9 gram lemak, 184 mg kalsium, dan 4,48 mg zat besi. Makanan ini juga merupakan sumber magnesium dan vitamin B-6 yang baik bagi tubuh.

3 dari 6 halaman

Tahu

2. Tahu

ilustrasi tahu
©Shutterstock

Tahu mempunyai bahan dasar yang sama seperti tempe, yaitu kedelai. Namun jika tempe terbuat dari kedelai utuh, tahu terbuat dari susu kedelai yang dikentalkan untuk diambil dadihnya. Dadih tersebut ditekan lalu dipadatkan menjadi beberapa balok.

Tahu adalah sumber protein yang baik dan mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan seseorang. Tahu juga memiliki rasa yang sangat ringan, sehingga untuk memasaknya hanya perlu membuat bumbu dengan menambahkan garam untuk memberikan rasa gurih. Tahu dapat digunakan sebagai pengganti telur.

Karena mempunyai kalori yang rendah dan bebas gluten, tahu merupakan sumber protein yang penting bagi seseorang yang ingin mengganti daging menjadi daging nabati. Tahu mempunyai banyak manfaat kesehatan yang baik untuk tubuh seperti meningkatkan fungsi ginjal, mencegah resiko penyakit jantung, mencegah kanker, dan mencegah penyakit otak

4 dari 6 halaman

Seitan

3. Seitan

ilustrasi daging vegetarian
©Shutterstock

Pengganti daging selanjutnya adalah seitan. Sebagian besar bahan dasar seitan terbuat dari gluten gandum. Gluten inilah yang menjadi protein utama pada seitan.

Proses produksi menghilangkan pati dari gandum, biasanya dengan membilasnya dengan air. Proses ini meninggalkan makanan padat protein yang memiliki tekstur mirip dengan ayam dan rasa yang ringan.

Meskipun bergizi, seitan tidak aman dikonsumsi untuk orang yang memiliki penyakit seliak (celiac), dan tidak cocok untuk seseorang yang mengikuti diet bebas gluten. Beberapa produk seitan mengandung bahan lain seperti kacang-kacangan.

5 dari 6 halaman

Jamur

4. Jamur

ilustrasi jamur
©Pixabay

Jamur secara alami memiliki rasa daging dan gurih. Sehingga cocok digunakan sebagai pengganti daging. Sebab tidak seperti seitan, tempe, dan tahu, jamur merupakan bahan makanan utuh yang masih belum diproses.

Jamur Portobello dapat dipanggang atau dipanggang sebagai pengganti burger atau diiris dan dimasak dengan cara menumis. Jamur rendah kalori dan tinggi serat, menjadikannya pilihan yang baik untuk orang yang mencoba menurunkan berat badan. Namun, mereka tidak mengandung banyak protein.

Dalam 121 gram jamur portobello panggang mengandung 42 kalori, 6 gram karbohidrat, 5,2 gram protein, 0,9 gram lemak, dan 0,7 mg zat besi. Jamur dapat dimasak dengan pasta, salad, ditumis atau menggunakan jamur sebagai pengganti daging burger.

6 dari 6 halaman

Nangka dan Kacang-kacangan

5. Nangka

ilustrasi nangka
©2013 Merdeka.com/Shutterstock/tulpahn

Nangka telah banyak digunakan sebagai pengganti daging di kawasan Asia Tenggara. Nangka yang masih muda biasanya dimasak dengan santan yang biasa disebut sayur tewel. 

Karena nangka kaya akan karbohidrat dan rendah protein, mungkin bukan pilihan terbaik jika ingin mencari sumber protein nabati. Namun, ketika disajikan dengan makanan berprotein tinggi lainnya, hal tersebut akan membuat nangka menjadi pengganti daging yang baik.

6. Kacang-kacangan 

merah

©2018 Merdeka.com/Pixabay

Kacang-kacangan adalah sumber protein nabati yang terjangkau yang berfungsi sebagai pengganti daging yang mengenyangkan. Sama seperti jamur, kacang-kacangan merupakan makanan yang belum diproses. Sehingga cocok bagi seseorang yang mencari makanan utuh.

Meskipun kacang adalah sumber protein nabati yang baik, mereka tidak mengandung semua asam amino esensial sendiri. Namun, mereka tinggi serat dan sumber zat besi vegetarian yang bagus

Makanan pengganti daging telah banyak diterapkan oleh banyak orang. Faktor kesehatan dan lingkungan dapat mempengaruhi hal tersebut. Sehingga daging nabati hadir sebagai pengganti daging dengan tetap memberikan nutrisi yang hampir sama dengan daging.

Reporter: Eleonora Gifthalia Christi Adena (mdk/mgd)

Baca juga:
6 Makanan Pencegah Anemia yang Bisa Dikonsumsi, Salah Satunya Daging
Asap Rokok Dapat Menyebabkan Resiko Penyakit Paru Obstruktif Kronis, Simak Gejalanya
Inilah Dampak Yang Terjadi Jika Makan Besar Saat Perut Kosong
Mengenal Resistensi Insulin, Ketahui Penyebab dan Gejalanya
Manfaat Senam Irama untuk Kesehatan, Bantu Bugarkan Kondisi Tubuh

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami