Tidak Cukup Air Saja, Minuman Berelektrolit Dibutuhkan saat Olahraga Intens

Tidak Cukup Air Saja, Minuman Berelektrolit Dibutuhkan saat Olahraga Intens
Ilustrasi minuman energi. ©2012 Merdeka.com/Shutterstock/Rido
SEHAT | 25 Agustus 2021 09:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Minum air putih tidaklah hanya untuk menghilangkan haus semata. Minum air yang cukup sangat penting untuk fungsi sel dan sistem kekebalan tubuh karena air dapat membantu mengatur suhu tubuh, melancarkan sendi, organ, dan jaringan tubuh.

Tetapi selama melakukan aktivitas olahraga yang intens, tubuh sering membutuhkan lebih dari sekadar air putih untuk kinerja yang optimal. Director, Sport Performance and Education, Herbalife Nutrition Dana Ryan mengatakan saat melakukan olahraga tubuh membutuhkan lebih banyak asupan cairan.

"Ketika berolahraga tanpa minum cukup cairan, mungkin akan mengalami beberapa gejala dehidrasi seperti sakit kepala, mulut kering, tubuh lemas, dan kelelahan otot atau kram. Dehidrasi dapat menguras mental dan fisik, membatasi aktivitas yang dapat Anda lakukan," kata Dana beberapa waktu lalu dilansir dari Antara.

Direkomendasikan, seseorang mengkonsumsi delapan gelas per hari namun patut mempertimbangkan usia, ukuran, jenis kelamin, dan tingkat aktivitas fisik untuk menentukan berapa banyak air yang harus diminum.

"Misalnya, seorang atlet saat melakukan latihan membutuhkan lebih banyak air daripada orang yang menjalani gaya hidup yang tidak banyak bergerak," katanya.

Meskipun konsumsi air menjadi prioritas utama, ada kalanya tubuh membutuhkan tambahan gula dan elektrolit untuk mempertahankan tingkat energi dan status hidrasi selama berolahraga.

Baca Selanjutnya: Perlukah Minuman Energi saat Olahraga?...

Halaman

(mdk/RWP)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami