Tingkatkan Risiko Kanker Paru, Asap Rokok Juga Berbahaya bagi Perokok Pasif

Tingkatkan Risiko Kanker Paru, Asap Rokok Juga Berbahaya bagi Perokok Pasif
SEHAT | 1 Desember 2020 08:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Salah satu jenis kanker paling mematikan yang ada di Indonesia adalah kanker paru. Salah satu penyebab utama dari masalah kesehatan ini adalah akibat asap rokok.

Sedikitnya, 80 hingga 90 persen kematian akibat kanker paru disebabkan oleh asap rokok. Menurut CDC, mengendalikan dan menurunkan prevalensi perokok serta pengendalian polusi udara menjadi salah satu cara untuk menekan prevalensi kanker paru.

Menurut Elisna Syahruddin, Ketua Pokja Kanker Paru Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), asap rokok tidak hanya berbahaya bagi perokok aktif tetapi juga merugikan perokok pasif atau second hand smoker.

"Di dalam asap rokok terdapat kandungan berbagai zat karsinogen dan mengotori udara sedangkan udara juga banyak mengandung zat karsinogen. Udara dengan zat polusi itu tersebar di lingkungan," kata Elisna beberapa waktu lalu.

"Akibatnya, orang yang tidak merokok berpotensi menghirup zat-zat karsinogen itu dan dapat menimbulkan berbagai penyakit paru, salah satunya kanker paru," sambungnya.

Baca Selanjutnya: Pilihan Terapi...

Halaman

(mdk/RWP)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami