Waspadai Makan Berlebih Saat Buka karena Bisa Hambat Ibadan

Waspadai Makan Berlebih Saat Buka karena Bisa Hambat Ibadan
SEHAT | 9 Mei 2020 18:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Ketika waktu buka puasa tiba, banyak orang yang 'balas dendam' dengan makan dalam jumlah besar secara langsung. Hal ini kemudian menyebabkan masalah yang membuat mereka kekenyangan dan sulit untuk melaksanakan salat Maghrib tepat waktu.

Belum lagi setelah salat Maghrib akan makan makanan besar, perut yang belum sempat diistirahatkan itu lagi-lagi terisi penuh. Alhasil, begitu masuk waktu Isya, mereka jadi sulit bergerak.

Certified Trainer dan NLP Licensed Practitioner, Dinda Utami, menjelaskan bahwa pada saat berpuasa, sistem pencernaan kita ibaratnya sedang diistirahatkan selama kurang lebih 12 jam.

Sehingga, apabila di saat buka puasa langsung 'digeber' dengan porsi makanan yang besar, sama saja dengan memaksa sistem pencernaan untuk bekerja keras secara tiba-tiba.

1 dari 1 halaman

"Ini dikhawatirkan bisa menimbulkan gangguan pencernaan," kata Dinda Utami.

Dinda, mengingatkan, buka puasa adalah momentum untuk mengembalikan energi yang menurun secara perlahan-lahan, bukan untuk memaksa tubuh bekerja keras lantaran diisi makanan hingga kenyang.

"Pada saat porsi buka puasa terjaga, ibadah salat Maghrib juga menjadi lebih nyaman dibandingkan kita solat dengan kondisi kekenyangan," tandas Dinda.

Reporter: Aditya Eka Prawira
Sumber: Liputan6.com (mdk/RWP)

Baca juga:
Bisakah Penyakit Asma Menyebabkan Kematian?
Dokter Anak Sarankan Orangtua untuk Ajarkan Puasa Secara Bertahap
Demi Kesehatan Jiwa, Disarankan untuk Rehat Sejenak dari Berita Terkait COVID-19
Gerakan Salat yang Tepat dan Rutin Bisa Membantu Redakan Nyeri Punggung
4 Makanan yang Bakal Memperburuk Kondisi Sering Buang Air Kecil yang Kamu Alami
Dokter Anak Sarankan Anak Mulai Diajari Berpuasa ketika di Atas 7 Tahun

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami