SEMARANG
  1. HOME
  2. KABAR SEMARANG
Layanan Publik

Buka Informasi, Pemkot Semarang Luncurkan Sipadu

"Sistem ini melengkapi sekaligus menyempurnakan sistem sebelumnya agar lebih mudah,"

Oleh: Nur Salam 22 April 2019 17:17
Peluncuran Sipadu oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Semarang pada Senin (22/4).

Merdeka.com, Semarang - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terus melakukan inovasi dalam pembangunan kota. Salah satunya dengan meluncurkan Sistem Informasi Perencanaan Terpadu (Sipadu). Sipadu diluncurkan oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Semarang pada Senin (22/4).

Peluncuran tersebut dilakukan di Studio Mini Pusat Informasi Publik (PIP) Kota Semarang, kompleks Balai Kota Semarang. Hadir pada acara itu, Kepala Dinas Kominfo, Nana Storada, Sekretaris BPKAD, Suhindoyo P dan beberapa pejabat lainnya.

Sekretaris BPKAD, Suhindoyo P mengungkapkan, Sipadu merupakan suatu terobosan untuk membuat dashboard perencanaan terpadu BPKAD Kota Semarang dalam satu tampilan online. “Sehingga memudahkan masyarakat untuk mencari, mensinkronkan dan mengetahui info-info perencanaan secara up to date dan real time. Info itu bisa dilihat kapan pun dan di mana pun,” ujarnya.

Sebelumnya, layanan yang ada belum optimal dalam memberikan informasi perencanaan terpadu untuk jangka panjang, menengah, pendek maupun informasi pendukung lainnya. "Sistem ini melengkapi sekaligus menyempurnakan sistem sebelumnya agar lebih mudah," paparnya.

Sementara itu, Kasubag Perencanaan dan Evaluasi, Nurul Fitri mengungkapkan, isu strategis terkait informasi perencanaan. Di antaranya perencanaan kegiatan yang menyebar di tiap seksi, yang mana informasi sering diberikan secara mendadak dan dokumen perencanaan tidak mudah dicari.

Selain itu, belum ada dashboard informasi yang komprehensif, personel pengelolaan yang tidak siap di tempat, serta sering tidak sinkronnya dokumen perencanaan dan kesediaan data monev. “Belum lagi laporan yang belum terpadu. Maka dari itu, sistem informasi berbasis online Sipadu merupakan solusi untuk masalah ini,” ucapnya.

(ns)

Laporan: Andi Pujakesuma

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI SEMARANG

BERITA SEMARANG