SEMARANG
  1. HOME
  2. PSIS
Olahraga

Cidera saat lawan Persela, kondisi winger PSIS Gustur sudah membaik

"Nanti kita lihat hasil diagnosa dokter. Kalau sudah diizinkan, Gustur bisa ikut latihan,"

Oleh: Nur Salam 2 Februari 2018 17:02
Winger PSIS Semarang, Gustur Cahyo

Merdeka.com, Semarang - Winger PSIS Semarang, Gustur Cahyo dipastikan membaik pasca cidera cukup parah usai berbenturan dengan kiper Persela, Alexander pada laga pamungkas Grup E fase penyisihan Piala Presiden 2018 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, beberapa waktu lalu.

Hal itu diungkapkan oleh General Manager PSIS, Wahyu 'Liluk' Winarto saat dikonfirmasi, Jumat (2/2). Liluk mengatakan, Gustur saat ini sedang beristirahat di Magelang bersama keluarga. "Kondisinya sudah membaik, saat ini dia berada di Magelang bersama keluarganya," kata Liluk.

Dengan kondisi demikian, akan berdampak bagus bagi Gustur apabila dekat dengan keluarga. Liluk menerangkan, Gustur dijadwalkan melakukan pemeriksaan kembali pada hari senin mendatang.

"Nanti kalau dokter mengatakan bahwa Gustur sudah bisa merumput, berarti sudah bisa latihan. Namun, kalau dokter masih melarang Gustur turun lapangan berarti Gustur harus rehat lebih lama," tambah dia.

Untuk pemeriksaan sementara, Dokter lanjut Liluk menerangan jika Gustur mengalami luka sobek pada bagian dahi. "Nanti kita lihat hasil diagnosa dokter. Kalau sudah diizinkan, Gustur bisa ikut latihan," terangnya.

Disinggung mengenai kemungkinan trauma yang dialami Gustur, Liluk mengatakan kalau hal itu bisa saja terjadi. Namun, kata dia, Gustur memiliki mental yang kuat dan akan segera pulih. Liluk berharap, kejadian serupa tidak menimpa lagi pada semua pemain.

"Ini memang perlu kita berhati-hati, kecelakaan memang bisa terjadi kapan saja. Namun, kalau diawali dengan hati-hati kita bisa minimalisir itu," pungkasnya.

Sebelumnya, mantan winger PS TNI yang kini berseragam Mahesa Jenar itu berbenturan dengan kiper Persela, Alexander pada laga pamungkas Grup E fase penyisihan Piala Presiden 2018 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Kejadian yang berlangsung sangat cepat itu, membuat robekan pada dahi Gustur hingga dia terkapar. Diperkirakan, Gustur harus beristirahat selama 10 hari ke depan.

(ns)

Laporan: Andi Pujakesuma

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI SEMARANG

BERITA SEMARANG