SEMARANG
  1. HOME
  2. PSIS
Olahraga

Miliki 3 Pemain Timnas, PSIS Semarang Optimistis Sukses di Liga 1

"Dengan banyaknya karakteristik pemain, pelatih bisa memberikan strategi yang berbeda."

Oleh: Nur Salam 12 Mei 2019 19:15
Frediyan Wahyu Sugiyantoro. Foto/@psisfcofficial.

Merdeka.com, Semarang - PSIS Semarang tidak main-main menyiapkan tim untuk mengarungi Liga 1 tahun ini. Di bursa transfer musim ini, tidak tanggung-tanggung, tiga pemain berlabel timnas berhasil didatangkan Laskar Mahesa Jenar.

Setelah mendapatkan service Septian David Maulana yang mempekuat Timnas Indonesia U-23 di Asian Games, lalu Arthur Barrios Bonai yang di skuat timnas senior asuhan Simon Mcmenemmy, Manajemen PSIS terus berburu pemain terbaik. Terbaru, berhasil mendaratkan Frediyan Wahyu Sugiyantoro yang turut membawa Timnas U-22 menjuarai Piala AFF U-22, awal tahun ini.

CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi mengatakan, pihaknya memang membangun skuad yang lebih tangguh daripada musim lalu. Tim kebanggaan masyarakat Kota Lunpia itu juga punya ambisi bisa menembus posisi delapan besar musim ini.

"Target awal kan memang ingin ke delapan besar. Makanya memperdalam skuad di musim ini dengan mendatangkan pemain lokal dan asing yang sesuai dengan karakter permainan kita," kata dia.

Yoyok mengungkapkan, PSIS pada musim ini juga memiliki karakteristik pemain yang berbeda-beda. Hal tersebut sangat baik, agar tim pelatih punya banyak pilihan skema permainan dan strategi yang akan dilakukan.

"Dengan banyaknya karakteristik pemain, pelatih bisa memberikan strategi yang berbeda. Kalau kita berbicara target di kompetisi Liga 1 yang keras, memang harus banyak variasi permainan," tegasnya.

Selain tiga pemain Timnas itu, PSIS juga berhasil mendatangkan empat pemain asing. Antara lain Shohei Matsunaga, dan tiga legiun dari Brasil, Wallace Costa (stopper), Patrick Mota (glandang) dan Claudir Junior Marini (striker).

"Nantinya mereka akan berkolaborasi dengan pemain lawas yang punya performa apik di musim lalu seperti Hari Nur Yulianto, Bayu Nugroho, hingga Safrudin Tahar," tukasnya.

Namun demikian, Dokter PSIS Semarang Dwi Yoga Yulianto mengaku diawal kompetisi liga 1 2019, PSIS bakal tidak bisa menurunkan penyerangnya asal Brasil Claudir Junior Marini. Sebab, sampai saat ini Marinir masih dibekap cidera.

"Pemeriksaan foto terakhir ada retak di tulang fibula. Penyembuhan paling cepat 1,5 bulan hingga 2 bulan, diperkirakannya begitu," bebernya. 

(ns)

Laporan: Andi Pujakesuma

Join Merdeka.com
Komentar

KAMU PERLU TAHU

POPULER DI SEMARANG

BERITA SEMARANG