Borini Jadi Rekrutan Pertama Inter di Era Thohir?

Borini Jadi Rekrutan Pertama Inter di Era Thohir?
Fabio Borini (c) AFP
SEPAKBOLA | 28 November 2013 17:03 Reporter : Bola.net Sumber:

Merdeka.com - Striker milik Liverpool, Fabio Borini menjalani musim debut yang kurang menyenangkan di Anfield sejak didatangkan pada musim panas 2012 lalu. Pemain 22 tahun ini lantas dipinjamkan ke Sunderland musim ini untuk memberinya kesempatan memulihkan performanya yang sempat terganggu cedera patah kaki akhir tahun lalu.

Namun ternyata di Stadium of Light pun karir Borini tidak cukup berkembang. Ia lebih sering turun sebagai pemain pengganti di ajang Premier League dan tak pernah bermain lebih dari 60 menit dalam satu laga.

Kondisi ini membuat sang agen, Marco De Marchi menjajaki kemungkinan untuk memutus masa peminjaman Borini bersama The Black Cats. De Marchi secara terus terang menyebutkan ada opsi untuk menjalani masa peminjaman kembali ke Italia, dengan Internazionale sebagai klub peminjam potensial.

"Apakah Walter Mazzarri menginginkan Fabio? Saya berada di markas Inter beberapa hari lalu, namun sejauh ini belum ada tawaran resmi," De Marchi memberikan bocoran.

"Saya tegaskan jika situasi Fabio tak berubah dalam sebulan ke depan, kami akan mengevaluasi kembali kemungkinan kembali ke Italia agar ia bisa menemukan kembali konsistensinya. Borini bagaimanapun ingin berpartisipasi di Piala Dunia."

Jika benar De Marchi memang telah melakukan negosiasi di markas Inter, maka Borini berpotensi menjadi pemain pertama yang direkrut Nerazzurri setelah kepemilikan klub berpindah dari tangan Massimo Morratti ke investor asal Indonesia, Erick Thohir.

Borini sendiri saat ini telah tampil dalam tujuh laga Premier League dengan sumbangan satu gol. Meski begitu, satu-satunya gol yang dicetaknya bermakna penting untuk mengalahkan rival abadi The Black Cats, Newcastle sekaligus mengemas kemenangan pertama Sunderland musim ini.(tds/mri)


Sumber: Bola.net

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami