BRI Liga 1: Penjelasan Imran Nahumarury Setelah PSIS Hanya Bisa Imbangi 10 Pemain Bhayangkara FC

BRI Liga 1: Penjelasan Imran Nahumarury Setelah PSIS Hanya Bisa Imbangi 10 Pemain Bhayangkara FC
Adam Alis Setyano kembali membangun serangan bagi Bhayangkara FC, namun bek PSIS Semarang Wahyu Prasetyo berhasil meredam serangan dengan baik. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
SEPAKBOLA | 27 November 2021 01:16 Reporter : Redaksi Bola.com

Merdeka.com - Bola.com, Sleman - PSIS Semarang hanya meraih satu poin saat menghadapi pemimpin klasemen sementara BRI Liga 1 2021/2022, Bhayangkara FC, dalam laga pekan ke-14 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (26/11/2021). Laga tersebut berakhir dengan kedudukan imbang tanpa gol.

Sebenarnya, PSIS Semarang memiliki kesempatan untuk menang. Bhayangkara FC harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-77 karena Lee Yujun mendapatkan kartu merah.

Namun, hingga laga berakhir, PSIS gagal memanfaatkan momentum tersebut. Mereka harus puas dengan satu poin saat bermain di Stadion Maguwoharjo.

Pelatih PSIS Semarang, Imran Nahumarury, punya penjelasan tersendiri soal kegagalan tim asuhannya menang atas Bhayangkara FC. Menurut Imran, meski unggul jumlah pemain, tapi kondisi di lapangan tidaklah mudah.

"Pertandingan bukan perkara bermain dengan kurang orang. Situasi di dalam lapangan tidak ideal. Ada satu pemain kami yang cedera tapi kami paksakan. Tapi, intinya kami bersyukur dengan satu poin ini," ujar Imran Nahumarury mengenai hasil yang diraih PSIS Semarang di pekan ke-14 BRI Liga 1 2021/2022 itu.

 

Bukan Laga yang Mudah

bri liga 1: penjelasan imran nahumarury setelah psis hanya bisa imbangi 10 pemain bhayangkara fc
PSIS menciptakan peluang emas lewat Bruno Silva yang mengancam gawang Bhayangkara FC. Namun bola dapat diamankan oleh Awan Setho. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Imran Nahumarury menjelaskan laga kontra Bhayangkara FC memang selalu tidak mudah. Apalagi pada musim ini, tim asuhan Paul Munster punya kedalaman skuad yang luar biasa bagus.

"Malam ini saya pikir tidak mudah, karena Bhayangkara FC punya kedalaman skuad yang baik. Dari awal saya perkirakan laga ini akan keras dan banyak benturan," ujar Imran Nahumarury.

"Terlepas dari itu, apa yang sudah kami evaluasi setelah melawan PSM, anak-anak sudah bermain cukup maksimal. Meskipun ada peluang untuk mencetak gol, tapi gagal," lanjut pelatih PSIS Semarang itu.

 

 

Kondisi Hari Nur Yulianto dan Jonathan Cantillana

bri liga 1: penjelasan imran nahumarury setelah psis hanya bisa imbangi 10 pemain bhayangkara fc
Jonathan Cantillana. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Dalam laga ini, Imran melakukan pergantian terhadap dua pemain bintang PSIS Semarang. Dua sosok yang dimaksud adalah Jonathan Cantillana dan Hari Nur Yulianto.

Imran menyebut kondisi kedua pemain sedang tidak bugar. Selain itu, pergantian pemain juga merupakan bagian dari strateginya.

"Jonathan agak sedikit bermasalah dengan otot, begitu pun Hari Nur. Tapi, itu juga bagian dari taktikal. Semua pemain yang saya miliki harus siap. Tak hanya mengandalkan 11 pemain," ujar Imran.

"Kebetulan Jonathan sudah tidak nyaman sejak kemarin, begitu pun Hari Nur. Tapi, saya sudah punya rencana jika pemain cedera atau tidak perform," tandasnya.

Posisi PSIS di BRI Liga 1 2021/2022

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami