Kongres PSSI Memanas, Iwan Bule dan Vijaya Fitriyasa Bersitegang di Depan Wartawan

SEPAKBOLA | 2 November 2019 10:34 Reporter : Tim Merdeka

Merdeka.com - Kongres Pemilihan PSSI belum dimulai, tapi keadaan sudah memanas. Dua calon Ketua Umum PSSI, Vijaya Fitriyasa dan Mochamad Iriawan sudah saling dorong.

Hal itu terjadi saat Mochamad Iriawan alias Iwan Bule sedang diwawancarai oleh wartawan di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (2/11) pagi. Di saat bersamaan, Vijaya menghampiri Iwan Bule.

Vijaya berharap dirinya bisa berbincang dengan Iwan Bule setelah adanya pelaporan pencemaran nama baik. Vijaya dilaporkan simpatisan Iwan Bule.

Ini dikarenakan perkataan Vijaya di sebuah acara talk show beberapa waktu lalu, yang diduga melakukan pencemaran nama baik.

"Pak Iwan-pak Iwan mumpung ada wartawan saya mau bicara," kata Vijaya.

Namun, ajakan Vijaya berbicara ditolak oleh Iwan. Bahkan, dorong-dorongan keduanya pun sempat terjadi yang membuat situasi memanas. "Nanti saya bicara dahulu. Kamu saya lagi bicara main nyela-nyela saja saja," timpal Iwan Bule.

Setelah itu, Vijaya mundur, Iwan Bule pun melanjutkan wawancara dengan media di kongres PSSI.

1 dari 2 halaman

86 Voters

Kongres ini akan diikuti 86 voters dari berbagai anggota PSSI. 86 voter PSSI terdiri dari 34 Asosiasi Provinsi (Asprov), 18 klub Liga 1, 16 klub Liga 2, 16 klub Liga 3, 1 Asosiasi Futsal (FFI) dan 1 Asosiasi Sepak Bola Wanita.

Pada KLB ini perwakilan FIFA dan AFC juga turut hadir. Kehadiran delegasi FIFA dan AFC untuk memantau dan mengawasi langsung jalannya KLB dengan agenda pemilihan ketua umum, wakil ketua umum dan anggota komite eksekutif PSSI.

2 dari 2 halaman

Vijaya Fitriyasa Dipolisikan Diduga Cemarkan Nama Baik Iwan Bule

Vijaya Fitriyasa sendiri dilaporkan ke Polres Tangerang Selatan oleh seseorang bernama Rahmad Sukendar pada Jumat (1/11) dengan nomor laporan LP/1268/K/XI/2019/SPKT/Res Tangsel dengan dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik terhadap Komisaris Jenderal Polisi Mochamad Iriawan, yang juga salah satu calon ketua umum PSSI 2019-2023.

Laporan tersebut diyakini berpangkal dari ucapan Vijaya di acara gelar wicara Mata Najwa yang tayang di stasiun televisi pada Rabu (31/10).

Dalam acara itu, Vijaya menuding Mochamad Iriawan, yang biasa disapa Iwan Bule, bernegosiasi dengan kartel di PSSI untuk memenangkan persaingan menjadi ketua umum PSSI.

Yang saya sayangkan, Pak Iwan Bule sebagai jenderal polisi bintang tiga harusnya menggunakan momen untuk perbaiki PSSI dan memberantas kartel. Bukan kemudian bernegosiasi dengan kartel supaya terpilih kemudian akhirnya, ya, udah kita atur aja bagaimana bagusnya. Tidak boleh begini, kata pemilik 70 persen saham Persis Solo itu dalam Mata Najwa.

Reporter: Cakrayuli Nuralam (mdk/gil)

Baca juga:
Diduga Cemarkan Nama Baik M Iriawan, Caketum PSSI Vijaya Fitriyasa Dipolisikan
Pangkostrad: Peluang saya pimpin PSSI 100 persen
Tanggapan FIFA soal PSSI Ganti Ketua Umum
Didorong Jadi Ketum PSSI, Budi Waseso Bilang 'Kapan Saya Tidurnya'
Dicalonkan Jadi Ketua Umum PSSI, Ini Kata Iwan Bule
M Iriawan Sebut Dapat Banyak Dukungan Menuju Kursi Ketum PSSI
Komjen Mochamad Iriawan: Kapolri Beri Izin Saya Maju Ketum PSSI