Rangkuman Petang

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menghadiri Halal Bi Halal Aktivis 98 se-Indonesia. Jokowi mengatakan, aktivis 98 merupakan pelaku sejarah yang memberikan kontribusi besar bagi bangsa Indonesia.

Dia menyebut, sudah banyak aktivis 98 yang menduduki posisi penting di pemerintahan. Baik sebagai bupati, wali kota maupun anggota DPR. Namun, sejauh ini belum ada aktivis 98 yang menduduki posisi menteri.

Pernyataan Jokowi sontak membuat aktivis 98 bertepuk tangan. Mereka juga kompak menyerukan nama aktivis 98, Adian Napitupulu agar menjadi menteri Kabinet Kerja Jilid II.

Sementara itu, Ketua KoDe Inisiatif, Veri Junaidi menilai bukti yang diajukan tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam gugatan hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) kurang kuat. Pasalnya, bukti yang diajukan sebagian besar tautan berita. Tautan berita, menurut Veri, tidak menguatkan dalil pelanggaran Pemilu terstruktur, sistematis dan masif (TSM).

Lalu ada berita, Polres Metro Bekasi Kota mengamankan seseorang yang diduga telah melakukan tindak pidana suap atau percobaan suap terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Penyelenggara Negara. Aksi itu terjadi pada Sabtu (15/6), sekitar pukul 10.00 WIB, di Kantor SATPAS SIM Polres Metro Bekasi Kota.

Kasat Lalu Lintas Polres Metro Bekasi AKBP Ojo Ruslani mengatakan, ada seorang bernama Bejo alias BJ ingin membuat SIM. Namun, dirinya dinyatakan gagal oleh petugas.

Bukannya pulang, BJ justru tiba-tiba memberikan uang sebesar Rp 50 ribu. Hal ini diduga agar terlapor dinyatakan lulus dalam prakteknya.



KOMENTAR ANDA