7 Desember Sebagai Peringatan Hari Penerbangan Internasional, Begini Sejarahnya

7 Desember Sebagai Peringatan Hari Penerbangan Internasional, Begini Sejarahnya
Ilustrasi Pesawat. Ilustrasi shutterstock.com
SUMUT | 7 Desember 2020 06:01 Reporter : Ani Mardatila

Merdeka.com - Hari Penerbangan Sipil Internasional ditetapkan pada tahun 1994 sebagai bagian dari kegiatan peringatan 50 tahun International Civil Aviation Organization (ICAO). Pada 1996, berdasarkan inisiatif ICAO dan dengan bantuan Pemerintah Kanada, Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa secara resmi mengakui 7 Desember sebagai Hari Penerbangan Sipil Internasional dalam sistem PBB.

Tujuan Hari Penerbangan Sipil Internasional adalah untuk membantu membangkitkan dan memperkuat kesadaran dunia akan pentingnya penerbangan sipil internasional bagi perkembangan sosial dan ekonomi Negara, dan peran unik ICAO dalam membantu Negara-negara untuk bekerja sama dan mewujudkan angkutan cepat global yang sesungguhnya. jaringan untuk melayani seluruh umat manusia.

Karena PBB dan negara-negara dunia sekarang telah mengadopsi Agenda 2030, dan memulai era baru dalam pembangunan berkelanjutan global, pentingnya penerbangan sebagai mesin konektivitas global tidak pernah lebih relevan dengan tujuan Konvensi Chicago untuk melihat penerbangan internasional sebagai pendukung fundamental perdamaian dan kemakmuran global.

Berikut merdeka.com merangkumHari Penerbangan Sipil Internasional, sejarah, beserta fakta-faktanya.

Baca Selanjutnya: Tema Hari Penerbangan Sipil Internasional...

Halaman

(mdk/amd)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami