Doa ketika Sedih yang Mendalam, Tenangkan Hati dan Pikiran

Doa ketika Sedih yang Mendalam, Tenangkan Hati dan Pikiran
ilustrasi berdoa. © pexels.com/Thirdman
SUMUT | 27 Mei 2022 14:24 Reporter : Ani Mardatila

Merdeka.com - Tak jarang dalam kehidupan ini sebagai manusia kita mengalami kesedihan dan kesusahan. Allah SWT memberikan cobaan hidup kepada makhluknya untuk menguji keimanannya dan menjadikan sebuah pengingat bahwa tiada yang berkuasa selain Allah SWT.

Namun terkadang, rasa sedih bisa tak tertanggungkan sehingga penting bagi kita untuk melantunkan doa untuk memohon pertolongan dan kekuatan kepada Allah SWT. Ada berbagai doa ketika sedih yang mendalam yang bisa dipanjatkan.

Berikut merdeka.com merangkum beberapa doa ketika sedih yang mendalam untuk tenangkan hati dan pikiran melansir dari berbagai sumber:

2 dari 3 halaman

Doa Ketika Sedih yang Mendalam, Doa Penawar Hati yang Berduka

Di bawah ini adalah doa ketika sedih yang mendalam dan doa penawar hati yang sedang berduka:

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ عَبْدُكَ، ابْنُ عَبْدِكَ، ابْنُ أَمَتِكَ، نَاصِيَتِيْ بِيَدِكَ، مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ، عَدْلٌ فِيَّ قَضَاؤُكَ، أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ، سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ، أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِيْ كِتَابِكَ، أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ، أَوِ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِيْ عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ، أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيْعَ قَلْبِيْ، وَنُوْرَ صَدْرِيْ، وَجَلاَءَ حُزْنِيْ، وَذَهَابَ هَمِّيْ

Artinya:

“Ya Allah! Sesungguhnya aku adalah hambaMu, anak hambaMu (Adam) dan anak hamba perempuanMu (Hawa). Ubun-ubunku di tanganMu, keputusanMu berlaku padaku, qadhaMu kepadaku adalah adil. Aku mohon kepadaMu dengan setiap nama (baik) yang telah Engkau gunakan untuk diriMu, yang Engkau turunkan dalam kitabMu, Engkau ajarkan kepada seseorang dari makhlukMu atau yang Engkau khususkan untuk diriMu dalam ilmu ghaib di sisiMu, hendaknya Engkau jadikan Al-Qur’an sebagai penenteram hatiku, cahaya di dadaku, pelenyap duka dan kesedihanku.” (HR. Ahmad: 1/391, dishahihkan oleh Al Al Bani)

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحُزْنِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ

 وَالْبُخْلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ

Allaahumma innii a’uudzu bika minal hammi wal huzni, wa a’uudzu bika minal ‘ajzi wal kasali, wa a’uudzu bika minal jubni wal bukhli, wa a’uudzu bika min gholabatid-daini wa qohrir-rijaal.

Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesusahan/kegelisahan dan kesedihan, aku berlindung kepada-Mu dari lemah/ketidakmampuan dan kemalasan, aku berlindung kepada-Mu dari sifat penakut dan kikir/pelit, dan aku berlindung kepada-Mu dari lilitan hutang dan penguasaan (kesewenang-wenangan) orang. HR Abu Dawud 4/353.

Doa Mengangkat Kesedihan dan Kekecewaan

Adapun doa ketika sedih yang mendalam serta untuk mengangkat perasaan sedih tersebut:

يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ

Ya hayyu ya qoyyum bi rahmatika astaghits.

Artinya,

"Wahai Rabb yang Maha Hidup, wahai Rabb yang Berdiri Sendiri, dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan."

3 dari 3 halaman

Doa Mengalami Kesusahan

اِنَّمَآ اَشْكُوْا بَثِّيْ وَحُزْنِيْٓ اِلَى اللّٰهِ وَاَعْلَمُ مِنَ اللّٰهِ مَا لَا تَعْلَمُوْنَ

Innama asyku batstsi wa khuzni ilallahi wa a'lamu minallahi ma la ta'lamun.

Artinya,

"Hanya kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku, dan aku mengetahui dari Allah apa yang tidak kamu ketahui."

Doa Menghadapi Kesusahan dari Rasulullah

Berikut doa menghadapi kesusahan dari Rasulullah yang bisa dilafalkan sebagai doa ketika sedih yang mendalam:

كُنْتَ وَتَكُونُ أَنْتَ حَيٌّ لا تَمُوتُ , تَنَامُ الْعُيُونُ وَتَنْكَدِرُ النُّجُومُ وَأَنْتَ حَيٌّ قَيُّومٌ , لا تَأْخُذُكَ سِنَةٌ وَلا نَوْمٌ يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ

Kunta wa takunu anta hayyun la tamutu tanamul 'uyunu wa tankadirun nujumu wa anta hayyun qoyyumum la ta'khudzuhu sinatuw wa la naumun ya hayyu ya qoyyumu.

Artinya,

"Engkau dulu, kini dan seterusnya hidup dan tidak akan mati. Semua mata tidur dan segala bintang redup, sementara Engkau Maha Hidup lagi Maha Mengurus (makhluk-Nya), dan Engkau tidak mengantuk dan tidak pula tidur, wahai Zat Yang Maha Hidup dan Maha Mengurus (makhluk-Nya)."

(mdk/amd)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami