Fungsi BIOS pada Komputer, Ketahui Cara Kerja dan Jenisnya

Fungsi BIOS pada Komputer, Ketahui Cara Kerja dan Jenisnya
SUMUT | 3 Agustus 2020 11:10 Reporter : Ani Mardatila

Merdeka.com - BIOS (sistem input / output dasar) adalah program yang digunakan mikroprosesor komputer pribadi untuk memulai sistem komputer setelah Anda menyalakannya. Ini juga mengelola aliran data antara sistem operasi komputer dan perangkat yang terpasang seperti hard disk, adaptor video, keyboard, mouse, dan printer.

BIOS adalah program yang dapat diakses oleh mikroprosesor pada chip EPROM (memory read-only memory) yang dapat diprogram Ketika Anda menyalakan komputer Anda, mikroprosesor memberikan kontrol ke program BIOS, yang selalu terletak di tempat yang sama di EPROM.

Ketika BIOS memulai (menyalakan) komputer Anda, pertama-tama menentukan apakah semua lampiran sudah terpasang dan beroperasi dan kemudian memuat sistem operasi (atau bagian-bagian penting darinya) ke dalam memori akses acak ( RAM ) komputer Anda dari hard drive Anda. disk atau drive disket.

Dengan BIOS, sistem operasi Anda dan aplikasinya dibebaskan dari keharusan memahami detail yang tepat (seperti alamat perangkat keras) tentang perangkat input atau output yang terpasang. Ketika detail perangkat berubah, hanya program BIOS yang perlu diubah. Terkadang perubahan ini dapat dilakukan selama pengaturan sistem Anda. Bagaimanapun, sistem operasi Anda atau aplikasi yang Anda gunakan tidak perlu diubah.

Meskipun secara teoritis BIOS selalu menjadi perantara antara mikroprosesor dan informasi kontrol perangkat I/O dan aliran data, dalam beberapa kasus, BIOS dapat mengatur agar data mengalir langsung ke memori dari perangkat (seperti kartu video) yang memerlukan aliran data lebih cepat untuk menjadi efektif.

Baca Selanjutnya: Fungsi BIOS...

Halaman

(mdk/amd)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami