Fungsi Pancasila Sebagai Pandangan Hidup yang Penting Diketahui

Fungsi Pancasila Sebagai Pandangan Hidup yang Penting Diketahui
Bedah buku 'Revolusi Pancasila'. ©2015 Merdeka.com
SUMUT | 6 Juli 2022 16:28 Reporter : Ani Mardatila

Merdeka.com - Setiap negara memiliki pandangan hidup bangsanya masing-masing termasuk Indonesia. Dasar negara Indonesia inilah yang dijadikan pandangan hidup berbangsa, yaitu Pancasila.

Pancasila sebagai pandangan hidup merupakan basic belief system karena memuat gagasan dasar mengenai kehidupan yang dicita-citakan dan wujud kehidupan yang dianggap baik.

Secara filosofis Pancasila memuat nilai-nilai yang dianggap baik yang menjadi tuntunan cara berpikir, bersikap, dan bertingkah laku dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara seperti yang dikutip dari Modul Pendidikan dan Pelatihan Hak Konstitusional Warga.

Berikut selengkapnya merdeka.com merangkum fungsi Pancasila sebagai pandangan hidup yang penting diketahui:

2 dari 3 halaman

Fungsi Pancasila Sebagai Dasar Negara

Sebagaimana yang telah diketahui oleh hampir semua warga Negara Indonesia bahwa fungsi pokok dari Pancasila adalah sebagai dasar negara, meskipun sebenarnya masih banyak fungsi-fungsi lainnya yang tak kalah penting dan bernilai sakral bagi bangsa Indonesia sendiri dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pancasila sebagai dasar negara berarti setiap sendi-sendi ketatanegaraan pada negara Republik Indonesia harus berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila. Artinya, Pancasila harus senantiasa menjadi ruh atau power yang menjiwai kegiatan dalam membentuk negara.

Pancasila yang diterima dan ditetapkan sebagai dasar Negara seperti yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 merupakan kepribadian dan pandangan hidup bangsa.

Fungsi Pancasila Sebagai Pandangan Hidup

Pandangan hidup adalah kristalisasi dan institusionalisasi dari nilai-nilai yang dimiliki, diyakini kebenarannya, dan menimbulkan tekad untuk mewujudkannya.

Fungsi Pancasila sebagai pandangan hidup sering disebut dengan way of life, pegangan hidup, pedoman hidup, pandangan dunia, petunjuk hidup.

Fungsi Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa, artinya nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan diyakini kebenarannya, kebaikannya, keindahannya, dan kegunaannya oleh bangsa Indonesia yang dijadikan sebagai pedoman kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Pancasila sebagai pandangan hidup berarti nilai-nilai Pancasila melekat dalam kehidupan masyarakat dan dijadikan norma dalam bersikap dan bertindak.

Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa (Weltanschauung) mengandung unsur-unsur sebagai berikut: nilai-nilai agama, budaya, dan adat istiadat.

Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa memuat cita-cita bangsa Indonesia yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 Alinea kedua yang berbunyi “Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur”.

Pikiran-pikiran yang mendalam dalam Pancasila merupakan hasil dari kajian yang sistematis, teratur, dan terukur sesuai dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Gagasan mengenai wujud kehidupan yang lebih baik Pancasila memiliki nilai yang tetap dan tidak bisa dirubah kehidupan bermasyarakat harus sejalan dengan nilai-nilai Pancasila.

3 dari 3 halaman

Contoh Pengamalan Fungsi Pancasila Sebagai Pandangan Hidup

Sila Pertama : Ketuhanan yang Maha Esa

Adapun pengamalan Pancasila sila pertama dalam kehidupan sehari-hari yang dilansir dari Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, Universitas Pendidikan Indonesia:

  • Mengimani adanya Tuhan yang Maha Esa serta mematuhi perintah dan menjauhi larangan-Nya.
  • Menerapkan toleransi antar umat beragama.
  • Tidak melakukan pemaksaan dan menghormati kebebasan beragama.
  • Tidak merendahkan atau mencemooh agama maupun pemeluk agama
  • lainnya

Sila Kedua : Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Adapun pengamalan Pancasila sila kedua dalam kehidupan sehari-hari:

  • Mengakui persamaan hak, kewajiban, dan kedudukan semua orang sama

di mata hukum, agama, sosial, dan lainnya.

  • Saling mengedepankan sikap toleransi atau tenggang rasa antar masyarakat.
  • Menjalin pertemanan dengan siapa saja tanpa membedakan suku, ras, agama, dan lainnya.

Sila Ketiga : Persatuan Indonesia

Adapun pengamalan Pancasila sila ketiga dalam kehidupan sehari-hari:

  • Bangga berbahasa kesatuan yaitu bahasa Indonesia sebagai bahasa sehari-hari dalam komunikasi masyarakat.
  • Melestarikan budaya Indonesia seperti baju adat, tarian, alat, bahasa, alat musik, dan lain dalam kehidupan sehari-hari.
  • Membantu keluarga, teman, dan kerabat yang mengalami kesulitan.
  • Saling bekerja sama menjaga keutuhan negara NKRI dengan berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila.
  • Gotong royong.

Sila Keempat : Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

Adapun pengamalan Pancasila sila keempat dalam kehidupan sehari-hari:

  • Melakukan musyawarah jika antar masyarakat memiliki pendapat yang berbeda.
  • Mengedepankan toleransi dan keadilan dalam mengemukakan dan mendengar pendapat dalam musyawarah.
  • Belajar untuk tidak egois
  • Keputusan akhir dalam musyawarah harus disetujui oleh semua pihak karena atas keputusan bersama.

Sila Kelima : Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Adapun pengamalan Pancasila sila kelima dalam kehidupan sehari-hari:

  • Mengedepankan sikap adil antara sesama manusia.
  • Melaksanakan kewajiban dan menghormati hak orang lain.

(mdk/amd)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini