Jenis Kelamin pada Hewan yang Menarik Diketahui

Jenis Kelamin pada Hewan yang Menarik Diketahui
Cacing pita. Dailymail.co.uk
SUMUT | 19 Mei 2022 16:04 Reporter : Ani Mardatila

Merdeka.com - Pada umumnya dikenal dua jenis kelamin pada makhluk hidup termasuk hewan, yaitu yang menghasilkan sel kelamin jantan atau spermatozoa, dan yang menghasilkan sel kelamin betina atau sel telur (ovum).

Secara sederhana manusia menyebutnya jantan dan betina. Namun sebenarnya apa yang terjadi di kenyataan, penggolongan jenis kelamin hewan sebenarnya lebih cair. Beberapa hewan bahkan memiliki alat kelamin jantan dan betina yang berfungsi sekaligus.

Jika jenis kelamin manusia umumnya sudah ditentukan secara alamiah sejak lahir, pada hewan hal tersebut bergantung pada faktor genetik dan lingkungan. Berikut selengkapnya merdeka.com merangkum jenis kelamin pada hewan yang penting dipahami:

2 dari 3 halaman

Macam Jenis Kelamin pada Hewan

Jenis kelamin pada hewan ditentukan oleh gametnya. Gamet adalah sel reproduksi yang membawa informasi genetik, sperma dan sel telur. Adapun jantan memiliki gamet jantan, sedangkan betina memiliki gamet betina.

Kemudian dikenal pula hermaprodit  pada jenis kelamin pada hewan, yaitu hewan yang memiliki gamet jantan dan gamet betina. Ini biasa terjadi pada invertebrata, seperti cacing, siput atau siput.

Macam Jenis pada Hewan yang Cair Tak Terbatas Jantan dan Betina

Berikut adalah sepuluh hewan menarik yang jenis kelaminnya tidak hanya dikategorikan dalam jantan maupun betina:

Naga Berjenggot

Dalam proses yang dikenal sebagai pembalikan jenis kelamin, naga berjanggut telah menunjukkan kemampuan untuk mengubah jenis kelamin mereka dari jantan menjadi betina saat masih di dalam telur. 

Para peneliti di University of Canberra telah menemukan bahwa reptil ini (yang secara genetik masih jantan tetapi mengambil peran dan kemampuan reproduksi betina) memang subur dan bahkan bertelur lebih banyak daripada rekan aslinya yang betina.

Para peneliti selanjutnya mengatakan bahwa ini adalah "fenomena yang terjadi secara alami," dan salah satu yang memang mungkin dipicu oleh perubahan iklim. “Kami sebelumnya dapat menunjukkan di laboratorium bahwa ketika terkena suhu ekstrim, komodo jantan secara genetik berubah menjadi betina,” kata penulis utama Dr. Clare Holleley.

Di luar itu, para peneliti berharap bahwa perilaku pembengkokan gender naga dapat membantu menginformasikan bagaimana kerajaan hewan akan merespons perubahan iklim.

Ikat Badut

Ikan badut semuanya terlahir sebagai jantan, tetapi itu tidak berarti mereka begitu saja tanpa pasangan betina. Sebaliknya, beberapa jantan paling dominan, berubah menjadi betina (proses yang dikenal sebagai hermafroditisme berurutan).

Mengingat peran mereka dalam berkembang biak, ikan badut betina memainkan peran yang sangat penting dalam kelangsungan hidup spesies. 

Memang, ikan badut betina, umumnya ikan terbesar, mengelilingi dirinya dengan sekelompok jantan untuk tujuan berkembang biak. Jika dia mati, laki-laki yang dominan yang kedua di perintah akan mengubah jenis kelamin untuk menggantikannya, memastikan kelangsungan hidup kelompok.

3 dari 3 halaman

Siput Pisang

Tumbuh antara enam dan delapan inci panjangnya, siput pisang kuning cerah adalah salah satu spesies siput terbesar. 

Siput pisang dilahirkan dengan alat kelamin jantan dan betina, menjadikannya hewan golongan hermafrodit. Dalam hal reproduksi, siput hanya mencari pasangan dengan ukuran yang sama. 

Ketika mereka menemukannya, keduanya akan membentuk yin-yang kuning kecil, memasukkan penis mereka (terletak di kepala mereka) dan saling menghamili.

Pada kesempatan langka, siput pisang diketahui menghamili dirinya sendiri. Lebih aneh lagi, siput pisang telah diamati menggerogoti penis pasangannya setelah sanggama. Para ilmuwan menamakan tindakan ini sebagai apophallation.

Ikan Nuri

Meskipun ikan nuri sebagian besar terlahir sebagai betina, mereka memiliki alat kelamin dari kedua jenis kelamin. Ikan kakatua adalah hermaprodit protogini, yang berarti bahwa spesies betina dapat menjadi jantan kapan saja dalam hidup mereka. 

Para ahli tidak yakin mengapa ini terjadi, selain karena ia menawarkan dirinya sebagai cara ringkas untuk menjaga keseimbangan jenis kelamin populasi.

Cacing pita

Kondisi mereka sebagai parasit internal membuatnya sangat sulit untuk berkembang biak dengan organisme lain. Untuk alasan ini mereka biasanya menggunakan pembuahan sendiri. Namun jika ada kesempatan, mereka akan memilih untuk melakukan fertilisasi silang dengan cacing pita lain.

Bintang laut

Salah satu hewan hermafrodit yang paling populer di dunia adalah bintang laut. Mereka biasanya mengembangkan organ reproduksi pria dalam fase remaja dan berubah menjadi wanita jelang dewasa.

Mereka juga dapat memiliki reproduksi aseksual, yang terjadi ketika lengan patah membawa bagian dari pusat tubuh bintang. Dalam hal ini, bintang yang kehilangan lengannya akan meregenerasinya dan lengannya akan meregenerasi seluruh tubuhnya. Sehingga memunculkan dua individu yang identik. 

(mdk/amd)

Baca juga:
Tak Kunjung Diberi Cucu, Orang Tua di India Gugat Anak dan Menantu
Viral Rombongan Pengantin 3.000 Orang Ternyata di Majalengka, Ini 5 Faktanya
Cara Unik Sopir Bajaj di India Menjaga Penumpangnya Agar Tetap Sejuk
Uniknya Kisah Asmara Para Bule Nikah sama WNI, Ada yang Jadi Peternak Unggas
Warga Saling Gebuk di Hari Perang Bantal Internasional
Penampilan Para Hewan Mengikuti Upacara Pemberkatan di California

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami