Fakta Penangkapan Sindikat Pencuri 'Satu Miliar' di Sumut, Pernah Beraksi di Jakarta

Fakta Penangkapan Sindikat Pencuri 'Satu Miliar' di Sumut, Pernah Beraksi di Jakarta
SUMUT | 18 September 2020 12:12 Reporter : Fatimah Rahmawati

Merdeka.com - Aksi pencurian di Sumatra Utara (Sumut) yang menyebabkan kerugian 1 miliar berhasil diungkap oleh kepolisian. Kepala Kepolisian Resor Tapanuli Utara (Taput), AKBP Jonner Samosir mengungkapkan, pihaknya telah berhasil mengamankan sejumlah pelaku inti dalam aksi pencurian brankas Toko Miduk Tarutung milik Nursintan Panggabean (79), yang berisi uang tunai, perhiasan, dan surat berharga senilai Rp1 miliar, pada 1 Juli 2019 lalu.

"Berkat kerja keras dan keseriusan, akhirnya Polres Taput berhasil menggulung lima tersangka pembobol Toko Miduk Tarutung yang menimbulkan kerugian senilai Rp1 miliar," ungkap AKBP Jonner, Kamis (17/9).

Melansir dari Antara, kelima tersangka yang diamankan terdiri atas LM (31), dan BS (49), yang berkasnya telah dilimpahkan ke kejaksaan, juga MNL (45), serta YPS (45) dan ARA (45), yang merupakan pencuri kelas kakap yang diketahui juga telah beraksi di 25 titik di Jakarta, juga tercatat sebagai residivis yang telah tiga kali keluar masuk penjara.

"ARA beralamat di Jalan Malanton Siregar Gg Barito No 7 Marihat Jaya Siantar, dan YPS merupakan warga Blok Kresek RT/RW 004/001 Kelurahan Sidamulya Kecamatan Bongas, Indramayu Jawa Barat," jelas AKBP Jonner.

Berikut kejahatan yang pernah dilakukan oleh pelaku di Jakarta dan Sumut.

Baca Selanjutnya: Pernah Beraksi di 25 Titik...

Halaman

(mdk/far)

TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami