Kisah di Balik Kesuksesan Ndarboy Genk, Teman Duet Denny Caknan yang Kerap Viral

Kisah di Balik Kesuksesan Ndarboy Genk, Teman Duet Denny Caknan yang Kerap Viral
Kisah di Balik Kesuksesan Ndarboy Genk, Teman Duet Denny Caknan yang Kerap Viral. ©2021 Merdeka.com/YouTube Melaney Ricardo
SUMUT | 9 September 2021 12:57 Reporter : Intan Kumalasari

Merdeka.com - Nama Ndarboy Genk kini tengah mencuri perhatian. Ia merupakan musisi dangdut berbahasa Jawa asal Yogyakarta. Namanya semakin dikenal setelah mengeluarkan lagu dengan judul Mendung Tanpo Udan. Lagu tersebut ia unggah di YouTube dan menerima respons positif.

Baru-baru Ndarboy Genk baru saja mengunggah lagu duet bareng Denny Caknan yang berjudul Ojo Nangis. Lagu yang diunggah tanggal 1 September 2021 tersebut telah ditonton 1 juta viewers. Tak hanya itu Ndarboy Genk juga diundang di beberapa acara televisi.

Ia juga muncul di YouTube beberapa artis Tanah Air. Pemilik nama asli Helarius Daru Indrajaya ini mengungkapkan kisah di balik kesuksesannya di saluran YouTube Melaney Ricardo. Berikut ulasannya.

2 dari 5 halaman

Akui Dulu Nakal

Penyanyi yang memiliki nama Daru ini mengungkapkan kenakalan saat remaja. Semasa SMP ia kerap bertengkar hingga ditangkap polisi. Hal ini membuatnya tak dekat dengan orang tua.

"Dulu saya nakal dari SMP, dari SMP saya gak deket dengan orang tua paling nakal, tawur sampai masalah polisi," ungkap Daru.

kisah di balik kesuksesan ndarboy genk teman duet denny caknan yang kerap viral
©2021 Merdeka.com/YouTube Melaney Ricardo
3 dari 5 halaman

Jual Pecel Sampai Dapat Job Off Air

Kenakalan tersebut berhenti saat remaja. Ketika lulus kuliah Daru berfokus untuk bermusik. Ia rela berjualan nasi pecel untuk kebutuhan sehari-hari.

Ini ia lakukan agar tetap bisa berkarya membuat musik. Setelah perjuangannya tersebut akhirnya Ndarboy Genk kerap manggung off air di Yogyakarta.

"Saya di Semarang jualan pecel di pingger jalan, saya gak peduli dengan teman-teman saya. Saya kan lulusan pendidikan musik saya jualan pecel biar konsisten bikin lagu," ucap Ndarboy Genk.

kisah di balik kesuksesan ndarboy genk teman duet denny caknan yang kerap viral©2021 Merdeka.com/YouTube Melaney Ricardo

4 dari 5 halaman

Cium Tangan Ibu

Ndarboy Genk mengaku tak dekat dengan orang tua. Namun pada satu kesempatan ia melihat kedua orang tuanya yang selalu mendoakannya. Sebelum merilis lagu Mendung Tanpo Udan, ia mencium tangan sang ibu. Setelah mengunggah lagu tersebut di YouTube, Mendung Tanpo Udan menjadi viral. Nama Ndarboy Genk pun kini semakin dikenal luas. Hal ini membuat orang tuanya bangga terhadapnya.

"Belum deket lagi dengan ibu. Kemarin mau rilis lagu Mendung Tanpa udan itu saya mencium tangan ibu," ucap Ndarboy Genk.

"Saya kayak banyak nglamun liatin bapak ibu, mereka tirakat prihatin dll, aku merasa tersentuh pas tidur pulas tak cium," ungkapnya.

"Terus rilis gak tau kenapa gak pernah punya modal promo produksi semuanya sendiri bisa diterima kayak gini," imbuhnya.

"Seneng banget, bangga cuma pesannya bapak jangan lupa jangan pernah sombong tetep jadi wong deso jangan sok kota," tambah Ndarboy Genk.

kisah di balik kesuksesan ndarboy genk teman duet denny caknan yang kerap viral©2021 Merdeka.com/YouTube Melaney Ricardo

5 dari 5 halaman

Rencana Setelah Terkenal

Ndarboy Genk mengaku tak pernah membayangkan bisa terkenal secara nasional. Ia awalnya hanya ingin bermusik di sekitar Yogyakarta.

Dia juga terkejut lagunya banyak diterima di masyarakat. Bahkan Ndarboy Genk diundang di beberapa acara televisi.

"Kaget banget mbak, kagetnya tuh kayak apa yang harus saya lakukan setelah ini, apa karya yang harus saya berikan setelah ini. On air TV gitu takut sebenernya. Sekarang mencoba, memang media woo dalam segi waktu untuk berkarya jadi tertunda makanya apa ini PR saya," ucap Ndarboy.

 kisah di balik kesuksesan ndarboy genk teman duet denny caknan yang kerap viral©2021 Merdeka.com/YouTube Melaney Ricardo

(mdk/kum)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami