Kisah Pilu Balita Gizi Buruk Jadi Korban Banjir, Tak Bisa Berjalan dan Bicara

Kisah Pilu Balita Gizi Buruk Jadi Korban Banjir, Tak Bisa Berjalan dan Bicara
SUMUT » MALANG | 21 Juli 2020 16:45 Reporter : Fatimah Rahmawati

Merdeka.com - Sejak 2013, banjir selalu melanda daerah Konawe, Sulawesi Tenggara. Sejak saat itu, setiap tahunnya selalu ada ribuan warga yang terpaksa mengungsi dan kehilangan tempat tinggal serta mata pencaharian. Seperti yang terjadi tahun ini, air bah sudah sepekan merendam Desa Ambulano, Kecamatan Pondidaha Kabupaten Konawe, sejak Senin (13/7).

Sebanyak 474 orang warga mengungsi usai rumahnya tergenang air Sungai Konaweeha. Dari sekian banyak korban, ada salah seorang balita perempuan berusia 3,3 tahun yang ikut berdesak-desakan di bangsal penampungan.

Ia bernama Iluh Suriani. Sekilas Ia nampak sehat dan sedang tertidur pulas di dalam tenda. Setelah didekati, Iluh yang sudah terbaring 7 hari di pengungsian banjir Konawe ini tak seperti balita pada umumnya. Balita malang ini ternyata menderita gizi buruk sejak tahun lalu.

Baca Selanjutnya: Belum Bisa Berjalan dan Berbicara...

Halaman

(mdk/far)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami