Kisah Pilu Orang Utan 'Hope' Diberondong Senapan Angin, Kritis Ditembus 74 Peluru

Kisah Pilu Orang Utan 'Hope' Diberondong Senapan Angin, Kritis Ditembus 74 Peluru
SUMUT | 15 September 2020 12:45 Reporter : Fatimah Rahmawati

Merdeka.com - Konflik antara manusia dengan satwa liar memang kerap terjadi di Sumatra, salah satunya karena perdagangan liar yang marak terjadi. Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu, dunia internasional digegerkan dengan pemberitaan orang utan yang ditembak dengan 74 peluru.

Melansir dari Liputan6.com, tepatnya pada 17 Maret 2019, seekor orang utan, yang diberi nama Hope, ditemukan di daerah Subulussalam, Aceh bersama bayinya dalam keadaan memprihatinkan.

Hope ditemukan dengan kondisi tubuh penuh peluru, serta tangan dan kakinya penuh dengan luka sayatan. Induk orang utan yang berusia sekitar 30 tahun itu kritis usai diberondong peluru senapan angin oleh dua orang remaja asal Aceh.

Kisah Hope dan masa-masa pemulihannya menjadi sorotan dunia. Selain luka tembak, orang utan itu mengalami patah tulang yang serius di tangan dan kakinya. Hope diselamatkan oleh Yayasan Ekosistem Lestari-Sumatran Orangutan Conservasion Programme (YEL-SOCP), berikut kisah selengkapnya.

Baca Selanjutnya: Perjuangan Mengeluarkan 74 Peluru di...

Halaman

(mdk/far)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami