Aktris Purwaniatun Meninggal Dunia, Ini Kronologi Lengkapnya

Aktris Purwaniatun Meninggal Dunia, Ini Kronologi Lengkapnya
SUMUT | 23 Maret 2020 14:36 Reporter : Intan Kumalasari

Merdeka.com - Kabar kembali menyelimuti dunia hiburan tanah air. Aktris Sinetron Purwaniatun meninggal dunia. Mbak Pur, sapaan akrab Purwaniatun, meninggal dunia pada hari ini, Senin (23/3).

Purnawiatun meninggal pada usia 66 tahun. Ia, meninggal di Rumah Sakit Mayapada Lebak Bulus. Dilansir dari Dream.co.id, Mbak Pur meninggal dunia usai operasi pengangkatan rahim. Hal ini dikonfirmasi oleh cucu Purnawiatun saat dihubungi awak media.

"Iya, benar meninggal dunia," tutur Gia cucu Mbak Pur. Purwaniatun memang dikenal dengan perannya di banyak sinetron. Hampir semua sinetron, ia memerankan sebagai sosok pembantu atau Asisten Rumah Tangga (ART).

1 dari 2 halaman

Karier di Dunia Hiburan

Purnawiatun sudah lama dikenal di dunia sinetron. Ia kerap kali tampil di beberapa judul sinetron. Selain itu, ia juga pernah berperan di FTV dan Film.

Aktris kelahiran Solo ini, memang kerap berperan sebagai pembantu di berbagai sinetron yang dibintanginya. Peran yang dibintangi aktris berusia 67 tahun ini di antaranya, Kawin Gantung, Asisten Rumah Tangga, Asisten Rumah Tangga 2, Monyet Cantik dan Serigala Ganteng.

Aktris yang lahir 31 Desember ini juga pernah bermain di FTV yang berjudul Anak Konglomerat Jadi Pembantu dan Film Sarang Hantu Jakarta.

purnawiatun

2020 Merdeka.com/instagram vatemat/dream

2 dari 2 halaman

Penyebab Kematian

Mbak Pur meninggal dunia dikarenakan kondisi yang terus menurun. Diketahu sebelumnya, Mbak Pur usai menjalani operasi pengangkatan kanker rahim. Hal ini dikonfirmasi sendiri oleh cucunya yang bernama Gia.

"Pasca operasi kanker rahim. Setelah dioperasi, sampai sekarang sakitnya belum membaik," ucapnya.

Purnawiatun sudah di rawat di rumah sakit selama 40 hari, pasca operasi. Sayangnya kondisinya semakin memburuk. Mbak Pur menghembuskan napas terakhirnya hari ini.

purnawiatun

2020 Merdeka.com/Youtube Sherinahmadd

(mdk/kum)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Agar Jiwa Tak Terguncang Karena Corona

5