Marak Maling Satroni di Medan, Ini Cara Anti Mainstream Warga Hukum Pelaku

Marak Maling Satroni di Medan, Ini Cara Anti Mainstream Warga Hukum Pelaku
Marak Maling Satroni di Medan, Begini Cara Unik Warga Hukum Pelaku. Instagram/@medanheadlines.news ©2022 Merdeka.com
SUMUT | 15 Januari 2022 14:15 Reporter : Fatimah Rahmawati

Merdeka.com - Baru-baru ini, warga Kota Medan, Sumatra Utara (Sumut) dibuat resah oleh aktivitas maling yang marak terjadi di wilayah mereka. Peristiwa itu tepatnya terjadi di Jermal 15, Keramat Indah Gang Merdeka, Kota Medan.

Warga di wilayah tersebut mengaku sudah dua hari berturut-turut menangkap basah maling yang sedang beraksi, mencoba mencuri dan membobol rumah warga. Momen saat warga memergoki para maling itu pun viral di media sosial. Seperti yang diunggah oleh akun Instagram @medanheadlines.news pada Jumat (14/1).

"Dua Hari Berturut-turut Maling di Jermal 15 Diikat Di Pohon, Beda Orang, Mencoba Congkel Pintu Rumah," tulis caption di unggahan itu.

Namun uniknya, warga yang memergoki para maling itu tak main hakim sendiri dengan anarkis. Warga justru menghukum para maling itu dengan cara mengikatnya ke pohon.

Video itu pun curi perhatian warganet. Berikut informasi selengkapnya.

2 dari 3 halaman

Dikat di Pohon Semalaman

marak maling satroni di medan begini cara unik warga hukum pelaku
Instagram/@medanheadlines.news ©2022 Merdeka.com

Diketahui, warga di Jermal 15, Keramat Indah Gang Merdeka, sudah dua hari terakhir memergoki maling di lingkungan mereka. Sebelumnya, warga berhasil menangkap maling yang mencuri pagar di salah satu rumah warga. Maling itu pun ditangkap saat akan membawa hasil curiannya. Oleh warga, maling itu sempat diinterogasi dan kemudian diikat di pohon semalaman.

Besoknya, warga kembali menangkap maling yang mencoba mencongkel pintu rumah warga. Pelaku pun langsung diikat ke pohon, sama seperti maling sebelumnya.

"Story yang semalam aja belum lagi hilang, ini udah mau masuk lagi ke rumah (maling)," tulis warga dalam unggahan Instagram Story-nya.

Dalam video itu, kedua maling yang berhasil ditangkap hanya bisa pasrah tanpa perlawanan saat mereka hendak diikat di pohon.

3 dari 3 halaman

Warga Resah Minta Polisi Bertindak

marak maling satroni di medan begini cara unik warga hukum pelakuInstagram/@medanheadlines.news ©2022 Merdeka.com

Maraknya maling di lingkungan tersebut membuat warga setempat sangat resah. Pasalnya, kejadian itu tak hanya terjadi sekali dua kali. Warga mengaku wilayahnya sering disatroni oleh kawanan maling.

Warga pun meminta agar pihak kepolisian bertindak agar aksi pencurian oleh maling yang ada di wilayah mereka tidak semakin bertambah, lantaran sudah banyak warga yang menjadi korban.

"Tolong pak @polsekpercutseituan jemal15 sudah gak aman, meresahkan sekali. Tiap hari ada maling orangnya pun beda," tulis warga dalam unggahan itu.

 

(mdk/far)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami