Mengenal Kedaulatan Pangan, Pengertian Beserta Tujuh Pilarnya

Mengenal Kedaulatan Pangan, Pengertian Beserta Tujuh Pilarnya
ilustrasi pertanian. ©2021 Merdeka.com/pixabay
SUMUT | 31 Juli 2021 10:01 Reporter : Ani Mardatila

Merdeka.com - Gerakan kedaulatan pangan kini semakin banyak digaungkan untuk menciptakan ketahanan pangan yang lebih nyata bagi semua orang.

Kedaulatan pangan adalah konsep yang kuat dan inovatif yang diciptakan pada tahun 1996 oleh La Via Campesina, sebuah gerakan petani global, untuk menggambarkan visi mereka tentang masa depan pangan yang lebih baik.

La Via Campesina mendefinisikan kedaulatan pangan sebagai “hak Masyarakat atas pangan yang sehat dan sesuai secara budaya yang diproduksi melalui metode yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, dan hak mereka untuk menentukan sistem pangan dan pertanian mereka sendiri.”

Dengan kata lain, kedaulatan pangan menempatkan produsen dan demokrasi sebagai pusat sistem pangan kita. Ia mengakui makanan sebagai hak dan barang publik, bukan sebagai komoditas.

Ini mengidentifikasi keberlanjutan sebagai hal yang penting, dan mempromosikan penggunaan agroekologi. Ia juga mengakui berbagai lapisan diskriminasi yang bergabung untuk menempatkan beban yang lebih berat pada beberapa keluarga petani, seperti perempuan, masyarakat adat, pemuda, dan petani LGBTQ2S.

Berikut merdeka.com merangkum selengkapnya tentang pengertian kedaulatan pangan, sejarah, dan tujuh pilarnya:

Baca Selanjutnya: Pengertian Kedaulatan Pangan...

Halaman

(mdk/amd)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami