Pelaku Mantan Brimob, Ini 3 Fakta Penembakan Polisi oleh Orang Tak Dikenal di Medan

Pelaku Mantan Brimob, Ini 3 Fakta Penembakan Polisi oleh Orang Tak Dikenal di Medan
Ilustrasi Penembakan. ©2015 Merdeka.com
SUMUT | 28 Oktober 2020 14:44 Reporter : Fatimah Rahmawati

Merdeka.com - Seorang personel kepolisian yang bertugas di Polsek Medan Barat, Polrestabes Medan, Sumatra Utara (Sumut), ditembak orang tidak dikenal. Kejadian terjadi di Jalan Gagak Hitam Medan pada Selasa (27/10).

Peristiwa ini dibenarkan oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko. Ia mengatakan bahwa petugas yang ditembak bernama Aiptu Robin Silaban. Korban ditembak sebanyak tiga kali.

"Anggota kami kena tembak, ada tiga kali ditembak. Dua kena perut dan satunya enggak kena," kata Riko.

Penembakan tersebut terjadi sekitar pukul 12.15 WIB di salah satu pool bus di Jalan Gagak Hitam. Senjata api yang digunakan adalah milik korban yang dirampas pelaku. Korban saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Jalan KH Wahid Hasyim Medan.

Melansir dari ANTARA, berikut fakta terkait kasus penembakan polisi di Medan.

2 dari 4 halaman

Pelaku Mantan Anggota Brimob

Polrestabes Medan telah mengamankan pelaku penembakan terhadap anggota polisi Aiptu Robinson Silaban pada Selasa (27/10).

"Ditangkap sama anggota satu (pelaku-red)," ungkap Riko.

Disinggung mengenai identitas, pelaku berinisial K yang merupakan mantan anggota Brimob (diserse). Terkait hal ini pun Kapolrestabes Medan tidak menampiknya.

"Iya informasinya seperti itu," katanya.

3 dari 4 halaman

Kronologi Kejadian

Kronologi kejadian, Aiptu Robin Silaban yang sedang bertugas di Polsek Medan Barat, Polrestabes Medan ditembak di Jalan Gagak Hitam Medan pada Selasa (27/10). Korban ditembak sebanyak tiga kali oleh pelaku dengan senjata api milik korban yang dirampas oleh pelaku.
 
Kejadian ini bermula ketika korban yang sedang duduk di lokasi doorsmeer (tempat pencucian kendaraan) miliknya. Korban didatangi enam orang pria yang sedang mencari seorang pria berinisial KD yang diduga merupakan teman korban. Enam orang pria tersebut langsung mengacak-acak lokasi doorsmeer milik korban.
 
Selanjutnya, pelaku berinisial K mengeluarkan double stick dan memecahkan steling dan pintu kaca doorsmeer milik korban. Melihat itu, korban lalu mengeluarkan senjata api dan menembak ke arah kaki pelaku. Pelaku K mengejar korban dan memukulnya hingga pistolnya terjatuh.
 
Pelaku langsung merampas pistol korban dan melakukan penembakan terhadap korban hingga mengenai rusuk sebelah kanan korban.

4 dari 4 halaman

Motif Pelaku karena Utang Piutang

Riko mengungkapkan dugaan sementara motif penembakan terhadap Ajun Inspektur Satu Robinson Silaban. Penembakan itu ternyata karena dipicu oleh permasalahan utang-piutang. Ia menjelaskan, permasalahan utang piutang itu antara pelaku berinisial K dan teman Silaban berinisial KD.
 
"Pengakuan awal utang-piutang," katanya.

(mdk/far)

TOPIK TERKAIT

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami