Pria Medan Tikam Ayah dan Kakak Kandungnya Hingga Tewas, Polisi Dalami Motif Pelaku

Pria Medan Tikam Ayah dan Kakak Kandungnya Hingga Tewas, Polisi Dalami Motif Pelaku
Pria Medan Tikam Ayah dan Kakak Kandungnya Hingga Tewas, Polisi dalami Motif Pelaku. Instagram/@medanzone ©2021 Merdeka.com
SUMUT | 29 Agustus 2021 14:45 Reporter : Fatimah Rahmawati

Merdeka.com - Aksi keji dilakukan oleh seorang pria di Kota Medan, Sumatra Utara (Sumut) kepada anggota keluarganya.

Pria bernama Muhammad Arsyad Kertonawi (21) tega membunuh kakak kandungnya, Riski Sarbani dan ayahnya, Sugeng (50) dengan cara ditikam. Pelaku membunuh kedua korban menggunakan senjata tajam dengan cara menusuknya berkali-kali.

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (28/8). Kanit Reskrim Polsek Medan Barat, AKP Prastyo mengatakan, saat ini pihaknya masih mendalami proses penyidikan untuk mengetahui motif tersangka tega melakukan pembunuhan.

"Untuk motif pasti, masih didalami," kata Prastyo.

Melansir dari Liputan6.com, berikut informasi selengkapnya.

2 dari 3 halaman

Ditikam Hingga Tewas

Peristiwa ini terjadi rumah keluarga tersebut, yakni di Jalan T Amir Hamzah, Gang Pribadi, Nomor 43, Lingkungan X, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan.

"Pembunuhan dilakukan pelaku di dua lokasi berbeda. Ayahnya dibunuh di samping rumah, abangnya di dalam kamar," tambah Prastyo.

Pelaku saat itu menikam ayahnya di bagian perut, dada, serta punggung hingga tewas. Sementara, sang kakak, tewas dengan kondisi penuh luka tusukan di sekujur tubuhnya.

"Sekitar 15 luka tusuk di bagian perut korban," sebut Prastyo.

3 dari 3 halaman

Petugas Amankan Barang Bukti

Selain berhasil mengamankan pelaku, petugas kepolisian juga menyita barang bukti berupa 2 bilah pisau yang diduga digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa ayah dan kakaknya. Sementara itu, kedua jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut, Jalan KH Wahid Hasyim, Medan untuk menjalani proses visum.

Peristiwa ini pun sempat menggegerkan warga di sekitar lokasi kejadian dan video kondisi jenazah saat dievakuasi viral di media sosial.

(mdk/far)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami