Tasbih Ramadan Abah dan Leslar Bahas soal Berhijab saat Ramadan, Ini Penjelasannya

Tasbih Ramadan Abah dan Leslar Bahas soal Berhijab saat Ramadan, Ini Penjelasannya
Tasbih Ramadan Abah dan Leslar ©2021 Merdeka.com
SUMUT | 6 Mei 2021 16:36 Reporter : Fardi Rizal

Merdeka.com - Tasbih Ramadan Abah dan Leslar merupakan salah satu program acara religi yang tayang di Indosiar selama bulan Ramadan. Acara ini dipandu oleh Lesty Kejora dan Rizky Billar dengan menghadirkan narasumber Ustaz Subki Al-Bughuri.

Di acara ini, ustaz Subki memberikan tausiyah yang ringan dan mudah dimengerti oleh masyarakat Indonesia. Lesty dan Billar juga memandu acara dengan sangat epik.

BACA JUGA: {news_title}

Program acara Tasbih Ramadan Abah dan Leslar ini membahas tentang segala problematika kehidupan yang dikemas secara ringan dan asik namun juga tetap sesuai dengan ketentuan agama Islam. Tak heran jika acara ini menjadi salah satu tayangan favorit bagi pemirsa Indosiar.

Belum lama ini, Tasbih Ramadan Abah dan Lestar membahas tentang orang-orang yang berhijab hanya saat bulan suci Ramadan saja. Berikut penjelasan lengkapnya:

BACA JUGA: {news_title}
2 dari 4 halaman

Berjalan Dulu Saja

soal berhijab hanya saat ramadan
©2021 Merdeka.com

Ustaz Subki pun menjelaskan bahwasanya berhijab memang merupakan perintah dari Allah. Akan tetapi, jika belum mampu melakukan sepenuhnya maka lakukanlah secara bertahap. Ketika niat kita sudah penuh untuk fokus kepada Allah, maka Allah akan memberikan petunjuk agar berada di jalannya.

“Jadi gini ya, sesungguhnya memang kita ga usah khawatir kalau semisal belum berakhlak sebagai muslimah yang baik, karena ini merupakan suatu perintah dari Allah, kita berjalan aja dulu. Nanti insya Allah, Allah akan memberikan tambahan petunjuk” ungkap Ustaz Subki.

BACA JUGA: {news_title}
3 dari 4 halaman

Bersungguh-sungguh

Memperkuat asumsi sebelumnya, Ustaz Subki juga menambahkan dalil, di mana apabila jika diniati dengan hati yang terbuka, maka Allah akan membuka jalannya dan memberi petunjuk kepada umatnya. 

“Siapa yang di antara kita yang bersungguh-sungguh untuk serius, untuk berubah benar-benar berhijrah di jalan Allah, Allah akan tambahkan hidayah atau petunjuk, sehingga mungkin saja dengan penampilan yang baru, justru menjadi kebaikan dan rezeki yang diberikan Allah kepada umatnya” jelas Ustaz Subki.

BACA JUGA: {news_title}
4 dari 4 halaman

Jangan Semua Tinggalkan

Menutup tausiyah hari itu, Ustaz Subki menjelaskan bahwa hal yang dilakukan hendaknya diawali dengan hati dan niat yang penuh. Jika memang kondisi tertentu dilarang untuk berhijab maka lakukanlah hal tersebut seminim mungkin.

“Apa yang belum bisa kita kerjakan semuanya jangan kita tinggalkan, yang misalnya 'ah saya gabisa puasa' ya jangan ditinggalin semua, artinya gini selagi masih ada waktu dia bisa memakai, jangan kemudian 'ah udahlah mendingan lepas aja semuanya'. Udah selagi kamu bisa makai ya dipakai sambil berdoa memohon ampun kepada Allah SWT” tutup Ustaz Subki.

(mdk/frd)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami