Sumut Disebut Jadi Provinsi dengan Jalan Rusak Terpanjang di Indonesia, Ini Faktanya

Sumut Disebut Jadi Provinsi dengan Jalan Rusak Terpanjang di Indonesia, Ini Faktanya
Sumut Disebut Jadi Provinsi dengan Jalan Rusak Terpanjang di Indonesia, Ini Faktanya. Instagram/@infosumutku ©2022 Merdeka.com
SUMUT | 20 Januari 2022 15:53 Reporter : Fatimah Rahmawati

Merdeka.com - Meski jadi salah satu provinsi terbesar di Indonesia dengan ibu kota provisi yang merupakan kota maju, namun ternyata pembangunan infrastruktur di Sumatra Utara (Sumut) masih belum merata. Khususnya soal pembangunan jalan.

Di Sumut masih banyak ditemukan jalan rusak dengan kondisi yang memprihatinkan. Bahkan tak jarang, di media sosial sering kali viral masyarakat yang mengeluhkan rusaknya jalanan di sejumlah daerah di Sumut.

Saking parahnya kondisi jalan provinsi di Sumut dan penanganan pemerintah setempat yang dinilai lambat, masyarakat Sumut bahkan beberapa kali sampai meminta perhatian dari Pemerintah Pusat.

Melansir dari unggahan akun Instagram @infosumutku pada Kamis (20/1), jalan provinsi di Sumut ternyata adalah yang terpanjang di Indonesia. Namun, tingkat kemantapan jalannya hanya 75% di bawah rata-rata jalan mantap nasional yang mencapai 95%. Oleh karena itu, Sumut disebut menjadi provinsi dengan jalan rusak terpanjang di Indonesia.

Berikut informasi selengkapnya.

2 dari 3 halaman

Kondisi Jalan Sumut

sumut disebut jadi provinsi dengan jalan rusak terpanjang di indonesia ini faktanya
Instagram/@infosumutku ©2022 Merdeka.com

Dari 3.005 kilometer (km) jalan yang berstatus provinsi di Sumut, 750 km-nya kondisinya tidak mantap, yaitu terdiri dari 600 km jalan rusak berat dan 150 km rusak ringan. Dengan kondisi jalannya yang sangat panjang, akhirnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut pun membutuhkan dana yang sangat besar untuk pembangunan dan pemeliharaan jalan.

Saat ini, Pemprov Sumut juga tengah mengupayakan untuk mendapatkan dana bagi hasil pajak perkebunan yang nantinya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan penganggaran jalan. Apalagi, kondisi jalan provinsi di Sumut selama pandemi semakin buruk. Hal ini karena sebagian besar anggaran dialihkan untuk penanggulangan Covid-19, sehingga dana untuk perbaikan jauh berkurang.

Kondisi jalan rusak ini pun juga menyebabkan banyak kerugian, diantaranya tingkat kecelakaan di Sumut yang cenderung meningkat, biaya transportasi meningkat hingga harga barang yang ikut naik.

3 dari 3 halaman

Upaya Pemprov Sumut

sumut disebut jadi provinsi dengan jalan rusak terpanjang di indonesia ini faktanyaInstagram/@infosumutku ©2022 Merdeka.com

Meski kondisi jalan yang memprihatinkan ini sudah berlangsung bertahun-tahun, bahkan ada yang sudah puluhan tahun, namun Pemprov Sumut saat ini tengah memprioritaskan percepatan pembangunan jalan agar tidak semakin parah dan semakin merugikan masyarakat.

Gubernur Sumut, Edy Rahmyadi menyatakan bahwa mulai tahun 2022 Pemprov Sumut akan memperbaiki jalan sepanjang 450 km. Agar pelaksanaannya efektif dan efisien, proyek ini menggunakan skema pendanaan multiyears atau tahun jamak dan metode rancang bangun (design and bulid) yang ditargetkan akan rampung pada tahun 2023.

Selain jalan, ada sekitar 389,2 meter jembatan dan 71.000 meter drainase jalan akan dibangun. Dengan metode ini pelaksanaan pembangunan dan pemeliharaan bisa semakin cepat, sehingga masyarakat dapat langsung merasakan manfaatnya.

(mdk/far)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami