Warga Nekat Mudik, Polda Sumut Siapkan Hukuman Pidana Satu Tahun dan Denda Rp100 Juta

Warga Nekat Mudik, Polda Sumut Siapkan Hukuman Pidana Satu Tahun dan Denda Rp100 Juta
SUMUT | 21 Mei 2020 20:00 Reporter : Fatimah Rahmawati

Merdeka.com - Hari Raya Idul Fitri 1441 H tinggal menghitung hari. Polda Sumatera Utara hingga kini terus melakukan upaya untuk mengantisipasi adanya masyarakat yang mudik ke wilayahnya.

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Martuani Sormin menegaskan, masyarakat yang melanggar peraturan larangan mudik akan mendapatkan hukuman.

Ia mengatakan, pelanggaran peraturan dalam pelaksanaan mudik tersebut, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Nasional.

Martuani menyebutkan, Polda Sumut juga rutin melakukan imbauan, baik yang bersifat preventif maupun preemtif untuk selalu melakukan peraturan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan guna mengantisipasi penyebaran Virus Corona itu.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu mengikuti peraturan protokol kesehatan pemerintah agar tidak terinfeksi COVID-19," kata mantan Asisten Operasi (Asops) Kapolri itu.

1 dari 2 halaman

Pidana Satu Tahun dan Denda Rp100 Juta

Martuani mengatakan, warga yang masih nekat untuk mudik ke Sumut tidak lagi hanya disuruh untuk putar balik ke tempat asal namun akan ada tindakan dan dikenakan hukum pidana satu tahun penjara dan membayar denda sebesar Rp100 juta.

Begitu juga dengan aparat sipil negara yang melakukan pelanggaran akan mendapatkan sanksi dari masing-masing instansi pemerintahan.

"Jika ada aparat sipil negara (ASN) yang melakukan pelanggaran, maka masing-masing instansi pemerintah itu memiliki sanksi terhadap para pelanggar mudik tersebut," ujar Martuani di Medan, Rabu (20/5), dilansir dari ANTARA.

2 dari 2 halaman

Polda Siapkan 35 Cek Poin

Polda Sumut dalam menindaklanjuti larangan mudik juga menyediakan 35 pos cek poin di setiap perbatasan wilayah Sumut agar para pengendara kendaraan dan pengemudi mobil diperiksa rapid tes, serta suhu tubuhnya.

"Seluruh personel Polda Sumut yang melaksanakan tugas terutama dalam pengamanan pos cek poin di perbatasan daerah Sumut dilengkapi dengan pakaian APD yang telah ditentukan, yakni helm, masker, pakaian, sarung tangan dan sepatu agar petugas tidak terinfeksi COVID-19," lanjutnya.

(mdk/far)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami