30 Persen Pengguna Smartfren Gunakan Smartphone Xiaomi

TEKNOLOGI | 7 Agustus 2019 08:12 Reporter : Fauzan Jamaludin

Merdeka.com - Xiaomi resmi merilis Redmi 7A ke pasar Indonesia. Perangkat ini dilepas Rp1.299.000 lengkap dengan bundling nomor Smartfren. Lewat paket bundling ini, Smartfren menawarkan kuota internet 15GB kepada pembeli Redmi 7A.

Selain itu pembeli juga mendapatkan bonus telepon sepuasnya ke sesama Smartfren, telepon 20 menit ke seluruh operator, dan gratis berlangganan aplikasi streaming film VIU.

Tidak cukup di situ, pengguna juga mendapatkan kesempatan isi paket 26GB per bulan hanya dengan top up pulsa Rp50 ribu. Promo ini berlaku hingga 24 bulan lamanya.

Deputy CEO Smatfren, Djoko Tata Ibrahim, yang hadir dalam peluncuran Redmi 7A mengatakan, Smartfren menyambut baik kerja sama ini, karena 30 persen pengguna Smartfren memakai smartphone Xiaomi.

"Kerja sama ini sudah lama ingin dilakukan, tetapi tunggu harga smartphone yang tepat. Smartfren targetnya banyak ke pemula dan milenial, mereka ini senang dengan perangkat yang kaya fitur tetapi terjangkau. Sekarang saja, belum kerja sama, pengguna kami 30 persennya memakai perangkat Xiaomi," ujar Djoko Tata ditemui di peluncuran Redmi 7A di Jakarta, Selasa (6/8).

Dia mengatakan, saat ini jumlah pengguna Smartfren mencapai 20 juta user. Jika dari keseluruhan jumlah pengguna Smartfren 30 persennya memakai smartphone Xiaomi, jumlahnya bisa mencapai 6 juta pengguna.

Djoko mengatakan, dari 6 juta pengguna yang memakai smartphone Xiaomi, kebanyakan adalah pengguna ponsel entry level.

"Tentu kami tahu tipenya apa, berdasarkan lock IMEI, hampir semua perangkat Xiaomi di berbagai range harga ada, paling besar di perangkat kelas menengah, di harga Rp2 jutaan," ujar dia.

Djoko mengatakan, pihaknya belum menargetkan penambahan jumlah pengguna baru Smartfren dengan adanya kerja sama ini karena semua dilakukan secara bertahap.

"Ini hanya salah satu sumber saja, hanya di satu tipe tetapi nanti kita coba lihat karena pengguna Xiaomi sudah cukup banyak yang pakai Smartfren. Jika rata-rata ada 2 juta aktivasi, 30 persennya itu (smartphone) Xiaomi. Bisa dibilang, dari setiap tiga pengguna Smartfren, pasti satu pakai Xiaomi," ujar Djoko. (mdk/faz)

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.