5 Aplikasi Chat Alternatif Kala WhatsApp Down

TEKNOLOGI | 15 April 2019 12:30 Reporter : Indra Cahya

Merdeka.com - Pada Minggu (14/4), kemarin, pengguna WhatsApp, Instagram, dan Facebook tak bisa login ke deretan aplikasi yang kesemuanya dari payung Facebook tersebut untuk bermedia sosial maupun mengirim pesan.

Berdasarkan laporan situs error Down Detector pada Minggu sore itu, ketiga aplikasi tersebut tidak bisa diakses dan dilaporkan oleh banyak pengguna sejak pukul 17.00 WIB.

Adapun laporan berasal dari berbagai negara di dunia, antara lain adalah Indonesia, sebagian Asia, Eropa, Malaysia, Kamboja, dan lain-lain. Namun, saat ini ketiga aplikasi tersebut telah kembali normal.

Nah, Facebook tercatat telah beberapa kali mengalami down. Berikut beberapa alternatif untuk berkirim pesan jika WhatsApp sedang mengalami down. Berikut ulasannya.

1 dari 5 halaman

LINE

LINE adalah salah satu aplikasi messaging populer yang memungkinkan Anda untuk berkirim tak cuma pesan, namun juga gambar, video, dan audio. Line sendiri memiliki keunggulan berupa pilihan stiker yang lucu, dompet digital Line Pay, agregator berita Line Today, video on demand Line TV, serta distribusi komik digital lewat Line Webtoon.

Tentu Line adalah alternatif terbaik dari WhatsApp, namun cakupan penggunanya tercatat lebih sedikit ketimbang WhatsApp. Hal ini wajar mengingat aplikasinya yang memakan memori cukup banyak dan juga tampilan yang jauh lebih menarik.

2 dari 5 halaman

Telegram

Telegram adalah aplikasi messaging berbasis cloud yang merupakan salah satu alternatif menarik dari WhatsApp. Telegram sendiri adalah aplikasi messaging yang disebut paling aman.

Pavel Durov, founder dan CEO Telegram, menyebut bahwa Telegram adalah aplikasi messaging yang aman. Dilindungi enkripsi, Telegram membuat berbagai informasi yang dibagi secara privat akan selalu bersifat privasi. Telegram sendiri dengan tegas menolak untuk memberi 'pintu belakang' akses informasi untuk agen intelejen dari para pengguna Telegram.

Dengan 'menjual' privasi, Telegram memimpin di antara aplikasi yang menawarkan fitur serupa. Dilansir dari TechCrunch, ada 100 juta pengguna aktif hingga 2016.

Fitur yang diunggulkan dari Telegram soal privasinya adalah 'end-to-end encryption yang membuat siapapun tak akan bisa mengakses sebuah pesan kecuali pengirim dan penerima. Ini adalah fitur yang kini juga telah diusung WhatsApp. Selain itu ada secret chatroom, serta destructing messages.

3 dari 5 halaman

WeChat

WeChat adalah aplikasi messaging besutan raksasa teknologi China Tencent yang rilis 2011 lalu. Percaya tidak percaya, bermodal digunakan oleh banyak sekali pengguna di China dan global, We Chat dulu adalah penguasa di industri messaging.

Sampai saat ini pun, pengguna aktif bulanannya lebih dari satu milyar pengguna dan termasuk yang terbesar di dunia.

WeChat diklaim oleh Tencent sebagai Super App. Hal ini dikarenakan aplikasi ini tak cuma bisa melakukan messaging saja, namun juga jejaring sosial, mobile payment, dan banyak lagi lainnya.

Satu hal menarik soal WeChat sebagai alternatif WhatsApp, adalah di China yang terjadi justru sebaliknya. WhatsApp sering jadi alternatif dari WeChat dengan digunakannya VPN karena di negeri tirai bambu tersebut tak ada Google Play.

Jadi, Anda bisa memasang WeChat barangkali WhatsApp kembali down dan mendapatkan layanan sama baiknya.

4 dari 5 halaman

Twitter

Tentu kita tahu Twitter bukan aplikasi messaging. Namun kali ini, kami justru tidak akan merekomendasikan Anda untuk menambah aplikasi perpesanan Anda. Justru, kami akan mengingatkan Anda mudahnya berjejaring sosial karena kirim-kirim pesan sudah termasuk di dalamnya.

Twitter sendiri adalah jejaring sosial yang punya fitur "Direct Messages" atau DM yang konsepnya juga serupa dengan messaging. Konsep ini juga diusung oleh Instagram di fitur "Direct Messages" miliknya. Masalahnya, jika WhatsApp down, kemungkinan besar Instagram juga down.

Nah, jika Anda ingin mengirim pesan kepada teman Anda yang kebetulan juga menggunakan Twitter, WhatsApp down pun tidak akan jadi masalah karena Twitter bisa jadi alternatif.

5 dari 5 halaman

Gojek

Seperti di poin sebelumnya soal Twitter, sudah barang tentu Gojek bukan aplikasi perpesanan. Namun aplikasi transportasi online ini kini memiliki fitur baru berupa chat.

Aplikasi yang baru dimunculkan Gojek awal April sembari menyandang status Decacorn ini, sebenarnya bukan semata-mata digunakan untuk chat. Alih-alih, fitur chat ini digunakan untuk memudahkan berkirim uang elektronik besutan Gojek yakni GoPay, serta yang diklaim Gojek yakni memudahkan "patungan Go Food."

Pasalnya, di dalam fitur chatnya terdapat tombol "bayar" dan "minta" yang akan memudahkan isi grup untuk melakukan patungan.

Nah, konsep kontak chat di Gojek ini berdasarkan nomor telepon, dan hal ini sama dengan nomor kontak WhatsApp. Hal ini membuat Anda tak perlu install banyak aplikasi lagi, karena di Gojek Anda bisa melakukan perpesanan ke teman Anda yang tentu juga harus memiliki akun Gojek.

(mdk/idc)