Amerika tak lagi sentuh kebebasan internet

TEKNOLOGI | 18 Maret 2014 04:08 Reporter : Alvin Nouval

Merdeka.com - Berbagai kecaman yang disampaikan dunia terhadap aksi penyadapan NSA akhirnya membuat pemerintah Amerika Serikat sadar. Disebutkan, Amerika takkan lagi mengawasi kegiatan siapa saja lewat internet.

Seperti yang dilansir oleh BBC (17/3), hal ini disampaikan oleh Departemen Perdagangan Amerika Serikat. Departemen tersebut mengaku takkan mengutak-atik wewenang ICANN, sebuah organisasi nirlaba yang mengatur penamaan situs internet dunia.

Memang, sejak didirikan pada 1998, meski organisasi nirlaba, pengaruh Amerika dalam tubuh ICANN sangat besar. Hampir segala operasi organisasi tersebut diawasi dan dikendalikan oleh pemerintah Paman Sam.

Hal ini dikarenakan ICANN telah menandatangani perjanjian dengan pemerintah AS bahwa segala kegiatan online di internet yang ada di dunia akan diawasi. Pengawasan itu tentunya harus dengan sepengetahuan pemerintah AS.

Saat ini, akhirnya perjanjian yang mengekang kebebasan internet itu luluh. ICANN untuk pertama kalinya akan berdiri sendiri tanpa ada campur tangan pemerintah.

"Kami punya jalan yang panjang. Sekarang kami yang menentukan nasib sendiri untuk komunitas global ini," kata chairman ICANN, Dr Stephen Crocker. (mdk/nvl)

Ingin internet gratis, OTT dinilai egois

Teroris bisa lumpuhkan listrik Amerika lewat internet

'Amerika adalah musuh besar kebebasan internet'

Malaysia Airlines ditemukan! Stop, jangan dipercaya!

Telkom Speedy bermasalah, banyak warnet merugi

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.