Apakah banyak orang yang sudah antipati terhadap gelandangan?

Apakah banyak orang yang sudah antipati terhadap gelandangan?
TEKNOLOGI | 25 Agustus 2014 10:47 Reporter : Dwi Andi Susanto

Merdeka.com - Mungkin di era sekarang ini khususnya di perkotaan besar, akan sedikit sulit membedakan orang-orang yang benar-benar meminta-minta untuk hidup bukan yang hidup untuk meminta-minta.

Sebuah eksperimen unik tapi memiliki kajian dan pesan moral yang direkam kemudian diunggah ke YouTube oleh seseorang yang miliki ID QuietAssassins, dengan judul "he Real Homeless Man Experiment ."

Dalam video yang berdurasi 3:29 menit tersebut menunjukkan bahwa ada seseorang yang sengaja 'menyewa' seorang gelandangan yang tidak memiliki tempat tinggal untuk sedikit 'di-make over' agar tampil beda.

Yang awalnya, pria tua gelandangan tersebut mengenakan pakaian kumal, lusuh dan kotor serta tampilan yang tidak terawat, akhirnya berganti menjadi seperti seorang pebisnis dengan setelan jas serta perangkat mobile di tangannya.

Ketika dia 'disewa' untuk memerankan seseorang kaya atau pebisnis yang meminta uang kepada siapa saja yang ada di dekatnya untuk sekadar membeli kopi atau semacamnya, ternyata banyak orang yang memberinya uang. Bahkan dalam waktu singkat, dia berhasil mengumpulkan uang USD 9 lebih.

Namun ketika dia menggunakan pakaian dan tampilan aslinya yaitu sebagai seorang gelandangan, ternyata banyak orang yang lebih memilih meninggalkan dan tidak memberinya uang.

Hal ini menjadi satu pemandangan yang biasa di perkotaan pada khususnya, walaupun tidak semua orang melakukannya, banyak orang memilih untuk menghindar atau juga mengacuhkan para peminta-minta atau gelandangan yang mereka temui dengan berbagai alasan.

Mulai dari yang beralasan bahwa mereka tidak memiliki uang kecil sampai dengan yang merasa baha peminta-minta atau gelandangan tersebut adalah seorang yang malas karena tidak mau bekerja dan akhirnya hidupnya hanya meminta-minta saja.

Dan lagi, sekarang ini ada banyak orang yang justru senang dan menjadikan pengemis dan gelandangan sebagai 'profesi.' Contohnya saja beberapa bulan lalu, ada seorang kakek yang dari tampilannya memang sangat menyedihkan namun ternyata dalam satu hari dia berhasil mengumpulkan uang melebihi Rp 1 juta, bahkan ada yang tergolong orang kelas menengah ke atas.

Pertanyaannya, apa yang Anda lakukan apabila menjumpai atau didekati seseorang pengemis atau gelandangan yang meminta uang kepada Anda? Terlepas dia tua, muda, pria, wanita, anak kecil atau dewasa.

(mdk/das)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami