Apple Kembali ke Desain 'Tebal' Demi Fungsionalitas

TEKNOLOGI | 18 November 2019 15:00 Reporter : Indra Cahya

Merdeka.com - Apple dilaporkan kini membuat produknya mengusung desain lebih tebal. Hal ini terbukti dari dua produk terbaru Apple, yakni iPhone seri 11 terbaru, dan MacBook Pro 16 inci yang baru dirilis beberapa hari lalu.

Hal ini, melansir laporan CNBC, disebut sebagai langkah Apple memenuhi keinginan para Apple Fanboy, yang menginginkan fungsionalitas melebihi sekadar desain dan bentuk.

Teori ini muncul karena Apple kini telah ditinggal oleh sang kepala desain andalannya yakni Jony Ive. Ive dikenal merancang produk yang sangat elegan, namun fungsionalitas kadang jadi korban, yang kerap disebut sebagai istilah "form over function."

1 dari 2 halaman

Fungsi di Atas Bentuk

Pasca kepergian Ive, gadget Apple benar-benar efisien. Seperti iPhone 11 Series, yang mengusung baterai lebih besar meski mengorbankan ketebalan dengan menambah hampir 8,5 milimeter.

Contoh kedua adalah MacBook Pro 16 inci yang diperkenalkan pada minggu lalu. Laptop terbaru Apple ini hampir 1 milimeter lebih tebal dari pendahulunya, bobotnya lebih berat, dan ukurannya 2 persen lebih besar. Terkesan 'mekar' memang, namun Apple terbantuk untuk memasukkan deretan hardware untuk membantu efisiensi kegunaan dalam form factornya.

Hal ini terbukti dari keyboard dengan tombol yang benar-benar berfungsi, bukan yang datar seperti rancangan Ive sebelumnya. Konsep yang diberinama butterfly keyboard yang sebelumnya digunakan ini pun sering terpapar debu dan puing, serta mudah merusak tombolnya, dan dilaporkan banyak typo. Namun, tentunya keyboard yang lawas punya bentuk lebih indah.

Laptop ini pun memiliki daya tahan yang jauh lebih baik, berkat baterai yang lebih besar. Peningkatan ukuran baterai ini pun merupakan kontribusi form factor yang kini lebih besar dan lebih berat.

2 dari 2 halaman

Optimisme Apple Pasca Era Jony Ive

Disebut bahwa Apple lebih memiliki kebebasan dalam mengembangkan gadget barunya, pasca Ive pergi. Meski demikian, disebut, Ive pada akhir waktunya di Apple tetap berkontribusi pada perancangan dua gadget ini, meski dimensinya kini penuh dipegang oleh Apple.

Nah, jika Anda jadi orang yang pesimis pada Apple setelah ditinggal Ive, setidaknya kini Apple jadi perusahaan yang mengutamakan fungsi ketimbang bentuk.

Setuju? (mdk/idc)

Baca juga:
Petinggi Apple Olok Laptop Besutan Google, Sebut Gadget 'Murah'
Setelah Apple dan Facebook, Google Juga Akan Merambah Fintech
Tak Lama Lagi iPhone 11 Masuk Indonesia
Apple dan TikTok 'Bolos' Saat Dipanggil Dewan Perwakilan AS
Ini Kekurangan Utama Dari AirPods Pro, Jadi Tak Menarik Dibeli?
Gara-gara Bug, 22 Juta Rating Ratusan App Store Menghilang
iPhone 5G Dilaporkan Usung Prosesor 5 Nanometer