Astronot hitung jumlah total pinguin di Antartika dari angkasa

Astronot hitung jumlah total pinguin di Antartika dari angkasa
Salah satu koloni pinguin di Antartika (© Antarcticsun.Usap.gov)
TEKNOLOGI | 14 April 2012 16:44 Reporter : Dwi Andi Susanto

Merdeka.com - Sampai saat ini, banyak peneliti yang masih mempunyai satu pertanyaan simple namun sangat dibutuhkan dalam penelitian di masa mendatang. Pertanyaan tersebut adalah berapa jumlah pinguin yang sekarang hidup di Antartika? Susah bukan menghitungnya. Selain warna dan bentuk pinguin antara satu dengan yang lain sama, sekarang ini binatang yang masuk dalam keluarga burung ini tak terhitung lagi populasinya.

Beberapa waktu lalu, peneliti meminta bantuan para astonot untuk menghitung jumlah populasi pinguin di Antartika. Apa hubungannya pinguin dengan astronot? Ternyata, dengan menggunakan foto yang beresolusi sangat tinggi, para astronot dapat mengitung jumlah populasi pinguin di Antartika. Para astronot mengatakan bahwa sekarang ini diketahui seudah ada 44 koloni besar pinguin yang tersebar di benua beku tersebut.

Asumsi para peneliti pertama mengatakan bahwa jumlah pinguin di Antartika sekitar 270 ribu sampai 350 ribu. Ternyata, ketika para astronot menghitungnya dari angkasa luar, jumlah populasi pinguin tersebut sekitar 595 ribu ekor. Seorang peneliti dari British Antarctic Survey bernama Peter Fretwell mengatakan, "Informasi tersebut sangat melegakan kita, para peneliti, karena informasi dari para astronot amat sangat membantu sekali dalam menghitung populasi pinguin di Antartika. Selama ini, kita masih kesulitan untuk menghitung pinguin-pinguin tersebut karena mereka tersebar di berbagai penjuru".

Teknik yang digunakan para astronot sangat unik. Mereka mengidentifikasi warna putih dan hitam di permukaan es, bebatuan, dan daratan Antartika lainnya. Selain kesulitan untuk menghitung satu persatu jumlah binatang ini, suhu benua beku ini juga menjadi salah satu faktor yang menyulitkan para peneliti dalam melakukan tugasnya. Suhu di Antartika dapat mencapai -50 derajat celcius di bulan September sampai April, menurut Telegraph.co.uk.

Penelitian gabungan antara astronot dan ilmuwan ini juga diulas dalam jurnal sains yang kemudian diunggah dalam situs Plosone.org. Dalam jurnal tersebut mengungkapkan bahwa, ternyata terdapat tujuh koloni baru yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya. Penelitian tersebut membutuhkan waktu satu musim untuk menggeneralisasikan jumlah total pinguin di Antartika.

Dr Fretwell juga percaya bahwa nantinya teknik pengidentifikasian ini dapat dipakai untuk menghitung jumlah populasi hewan lainnya. Sebuah kelompok konservasi alam mengkhawatirkan keberadaan koloni-koloni tersebut akan musnah dikarenakan perubahan musim dan pergantian suhu. Dr Phil Trathan, seorang peneliti lain dari British Antarctic Survey, mengatakan bahwa perubahan cuaca sangat mempengaruhi keberadaan koloni-koloni yang sekarang ada. Mungkin teknik tersebut dapat diaplikasikan untuk menghitung jumlah koruptor di Indonesia. Siapa tahu bisa.

(mdk/das)

TOPIK TERKAIT

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami