Aturan Uni Eropa, Android Wajib Tawarkan Mesin Pencarian Selain Google

Aturan Uni Eropa, Android Wajib Tawarkan Mesin Pencarian Selain Google
TEKNOLOGI | 27 Oktober 2020 14:05 Reporter : Indra Cahya

Merdeka.com - Pasca terbentur regulasi dari Komisi Uni Eropa, raksasa teknologi Google memutuskan menambah pengalaman Android dengan kehadiran layar pilihan mesin pencari yang dapat dipilih dan ditampilkan pengguna.

Dengan kata lain, menurut Softpedia via Tekno Liputan6.com, pengguna Android bisa memilih mesin pencari yang diinginkan untuk bisa ditampilkan di perangkat mereka. Mesin pencari Bing milik Microsoft jadi salah satu opsi yang dapat ditampilkan di layar Android.

Namun, kemampuan untuk memilih mesin pencari ini hanya bisa dilakukan di 13 negara. Hal ini karena Google telah memutuskan untuk melelang tiap slot di layar.

Adapun opsi mesin pencari lain yang bisa ditampilkan adalah PrivacyWall yang bisa dimunculkan di 12 negara, GMX di 16 negara, dan DuckDuckGo hanya bisa ditampilkan di 8 negara.

Google menyebut, opsi yang ditampilkan di layar akan tampil dalam urutan acak yang masing-masing tidak sama antara satu dan lain perangkat.

"Pilihan layar akan selalu menampilkan maksimal 4 penyedia mesin pencari, termasuk Google. Pemenang lelang dan Google akan ditampilkan secara acak di layar perangkat," kata Google dalam penjelasannya.

Baca Selanjutnya: Bukan Keputusan Tepat...

Halaman

(mdk/idc)

TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami