Banyak bank di dunia tak rela jika Windows XP mati

TEKNOLOGI | 18 Maret 2014 18:10 Reporter : Alvin Nouval

Merdeka.com - Masih banyak atm bank di seluruh dunia yang menggunakan Windows XP. Jika sistem operasi ini mati pada 8 April nanti, maka para bank tersebut pun harus siap-siap migrasi.

Seperti yang dilansir Ubergizmo (17/3), memang banyak pilihan untuk upgrade OS ATM itu entah dengan Windows 7 atau 8. Namun, karena sudah terlalu banyak ATM yang menggunakan OS XP, maka dipastikan akan butuh dana besar untuk melakukan upgrade tersebut.

Tak heran jika dalam beberapa pemberitaan sebelumnya banyak pihak rela membayar Microsoft beberapa juta Dollar Amerika. Tujuannya agar Microsoft rela menunda penghentian dukungan terhadap XP sehingga pihak tersebut tak harus kelimpungan upgrade OS di ATM mereka.

Memang, diperkirakan akan ada uang mengalir sebesar GBP 50-60 dari kantong pada bank pada Microsoft. Jumlah tersebut lebih kecil daripada bank tersebut harus mengupgrade OSnya ke Windows lain.

Microsoft memastikan akan mematikan dukungan penuh terhadap Windows XP pada 8 April mendatang. Dengan begitu, sejak tanggal itu, seluruh risiko keamanan terhadap penggunaan XP sepenuhnya ada di tangan pengguna. (mdk/nvl)

Banyak komputer pemerintah rawan dihack jika terus pakai XP

Analis: Bunuh Windows XP, Microsoft ambil langkah salah

Matikan Windows XP, Microsoft tak lagi sayang pengguna?

Windows XP justru alami kenaikan sesaat sebelum 'dibunuh'

Microsoft China tetap berikan support kepada Windows XP

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.