Beenext Berhasil Himpun Pendanaan US$160 juta, Sasar Startup di India dan ASEAN

Beenext Berhasil Himpun Pendanaan US$160 juta, Sasar Startup di India dan ASEAN
TEKNOLOGI | 17 Juni 2020 11:20 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Beenext, perusahaan modal ventura di Singapura, mengumumkan berhasil menutup dua penggalangan dana baru dengan total US$ 160 juta.

Dana pertama “Beenext Emerging Asia Fund” sebesar US$ 110 juta akan difokuskan untuk pemberdayaan startup dan pendirian tahap awal di India dan Asia Tenggara (ASEAN).

Beenext berencana mengalokasikan sekitar 50 persen dananya untuk ekosistem start-up di India, seperti yang dilakukan secara konsisten dengan lebih dari tiga kali melakukan pendanaan dan untuk meningkatkan volume di ASEAN.

Kemudian dana kedua sebesar US$ 50 juta akan digunakan untuk bisnis SaaS di Jepang. Beenext didirikan pada 2015 dan sudah berinvestasi di 72 startup baru di India dan 45 startup di ASEAN.

Teruhide Sato, Founder & Managing Partner Beenext, mengatakan Covid-19 memengaruhi setiap aspek bisnis global, tapi Beenext melihat keinginan kuat para founder start-up yang tetap memacu kinerja perusahaan tanpa adanya batasan sehingga tidak hanya berpikir untuk bertahan melainkan terus mengupayakan agar berkembang di industrinya.

“Semangat para founder yang tak henti ini berarti bahwa solusi untuk bangkit pasca pandemi datang dari mereka. Sekarang, kami merasa perlu memelihara ekosistem kewirausahaan untuk memastikan kami bangkit kembali sebagai komunitas pendiri yang kuat dan Beenext percaya dalam membangun bisnis bersama dengan founder dan sesama co-investor lokal agar dapat memberikan dampak berkesinambungan yang lebih bagus. Kami terus menciptakan dan tumbuh bersama dengan lebih banyak para founder startup,” ujar Sato, dalam rilisnya, kemarin.

Baca Selanjutnya: Pendanaan dari Amerika Serikat dan...

Halaman

(mdk/sya)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami