Benarkah iMessage milik Apple aman?

Benarkah iMessage milik Apple aman?
iMessage © 2013 Merdeka.com
TEKNOLOGI | 20 Oktober 2013 13:02 Reporter : Dwi Andi Susanto

Merdeka.com - Sebelumnya, Apple pernah mengatakan bahwa semua data seperti halnya yang menggunakan iMessage atau juga FaceTime sangat aman bahkan mereka pun tidak dapat mengengkripsi datanya.

Akan tetapi, seperti yang dilaporkan oleh Quarkslab, sebuah firma keamanan data berbasis di Paris mengatakan hal yang berlawanan. Dalam laporannya, seperti yang diulas di Telegraph (18/10), Apple mempunyai kemampuan untuk mengengkripsi semua data pelanggan atau pengguna produk mereka apabila mau atau apabila ada perintah dari pihak pemerintah.

Namun, pihak Apple membantah dengan mengeluarkan pernyataan bahwa keamanan iMessage terjamin dan penelitian tersebut hanya mengungkapkan sisi kemungkinan saja, bukan mengangkat berita atau bukti penelitian sebenarnya.

Ada dua hal yang dapat ditarik dari penelitian ini. Pertama, seperti halnya semua perusahaan yang berbasis pada layanan data, yang pasti akan ada data center yang menyimpan data-data tersebut dan dapat diakses dan diengkripsi apabila pihak yang bersangkutan menginginkan.

Kedua, berdasarkan laporan dari Edward Snowden, Apple termasuk dalam salah satu perusahaan yang ikut 'berpartisipasi' untuk menyerahkan data-data pelanggannya ke National Security Agency (NSA). (mdk/das)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami