Bos Blue Bird soal kerja sama bareng Go-Jek: Masih proses

TEKNOLOGI | 19 Mei 2016 18:18 Reporter : Fauzan Jamaludin

Merdeka.com - Blue Bird dan Go-Jek sempat memberikan kabar akan melakukan kerja sama. Namun, hingga saat ini kabar tersebut seperti hilang tertelan bumi. Dikonfirmasi saat acara peluncuran aplikasi baru Blue Bird, Direktur Blue Bird, Sigit Priawan Djokosoetono, belum mau membuka detail kelanjutan kerja sama bareng aplikasi transportasi yang tenar dengan sebutan 'Karya Anak Bangsa' itu.

Direktur Blue Bird, Sigit Priawan Djokosoetono ©2016 Merdeka.com

Dia hanya menuturkan jika pihaknya masih ingin melihat perkembangan Go-Jek dan proses yang sedang dilakukannya.

"Masih dalam proses dan detailnya masih dibicarakan," ungkap Sigit di Jakarta, Kamis (19/05).

Nantinya, ketika kata sepakat muncul untuk bekerja sama di antara kedua perusahaan itu, pihak Blue Bird yakin hal itu tidak akan mengganggu bisnis mereka. Sebagaimana diketahui, bahwa Blue Bird baru saja meresmikan aplikasi baru. Aplikasi barunya ini diklaim mereka mengedepankan kebutuhan pelanggan sehingga diklaim mampu bersaing dengan aplikasi sejenis.

"Kerja sama dengan GoJek itu adalah hal lain, karena bagaimana pun kami tetap harus punya aplikasi sendiri," terang dia.

Sebelumnya, dikabarkan jalinan kerja sama kedua perusahaan jasa angkutan itu akan mengakselerasi revolusi digital yang memudahkan masyarakat memanfaatkan solusi teknologi sebagai kebutuhan setiap hari. Kerja sama itu meliputi aspek teknologi, sistem transaksi dan promosi yang fokus meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan.

Kedua perusahaan akan menyampaikan konsep dan program kerja sama itu secara detail dalam waktu dekat.


Perguruan Tinggi harus total dukung '1000 technoprenuer digital'
Remaja 14 tahun tolak teknologi karyanya dibeli Rp 300 miliar lebih!
Kibar sebut jalan tol startup lokal 'go global' terbuka lebar
Enam startup ini bakal gali ilmu di markas Google
Startup didanai pemodal ventura asing tak mesti jadi milik asing
Asosiasi gabungan pemodal ventura dan startup resmi dibentuk

(mdk/idc)