Buktikan 'Bumi Istirahat,' NASA Dukung Studi Lingkungan Dampak Pandemi

Buktikan 'Bumi Istirahat,' NASA Dukung Studi Lingkungan Dampak Pandemi
TEKNOLOGI | 17 Mei 2020 09:05 Reporter : Indra Cahya

Merdeka.com - Anda mungkin sering mendengar pernyataan bahwa langit dan perairan makin bersih kala sebagian besar umat manusia berada di rumah di tengah pandemi. Hal ini kerap disebut sebagai waktu istirahatnya Bumi.

Nah, hal ini ingin dibuktikan secara ilmiah, dan juga ingin tahu seberapa membaik kondisi tersebut. Melansir Engadget, ilmuwan bahkan mendapatkan dukungan NASA untuk menggunakan teknologinya.

Badan antariksa tersebut dilaporkan mendanai empat proyek penelitian yang akan bergantung pada satelit dan sumber data, untuk memahami bagaimana lockdown dan karantuna pandemi mempengaruhi polusi di dunia.

1 dari 2 halaman

Salah satu proyek ini akan mempelajari peningkatan kualitas udara yang tidak merata di seluruh dunia, dengan menggunakan data satelit ke cuaca, data lalu lintas dari satelit, dan beberapa data lainnya.

Selain itu, data meteorologi juga akan digunakan untuk mengukur bagaimana polusi udara yang berkurang mempengaruhi atmosfer.

Penelitian selanjutnya akan menggunakan data satelit pula untuk kualitas air. Serta penelitian terakhir menggunakan data satelit polusi ringan untuk memeriksa dampak sosial ekonomi dan efektivitas anjuran di rumah saja.

2 dari 2 halaman

Hasil dari penelitian ini akan digunakan untuk menginformasikan pemangku kebijakan pasca pandemi berakhir. Hal ini dapat dijadikan pertimbangan untuk mengubah kebijakan transportasi untuk mengurangi polusi.

Selain itu, hasil penelitian soal perilaku sosial juga dapat mencegah adanya outbreak virus. (mdk/idc)

Baca juga:
NASA Bakal Bantu Tom Cruise Untuk Syuting Film di Luar Angkasa
Cara Membuat Magnet Lengkap dengan Penjelasannya, Sederhana dan Mudah Dilakukan
Tiongkok Berhasil Daratkan Pesawat Ruang Angkasa, Siap Misi ke Bulan
Astronom Berhasil Temukan Lubang Hitam Terdekat Dari Bumi, Ini Jaraknya!
Segera, NASA Bakal Kembali Luncurkan Misi Luar Angkasa Berawak
Ini yang Bakal Terjadi Jika Pesawat Terbang Terlalu Tinggi, Bahaya?
Ilmuwan Prancis Coba Lawan Covid-19 Dengan Nikotin, Berhasil?

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Alur BLT Dana Desa Hingga ke Tangan Warga - MERDEKA BICARA with Mendes Abdul Halim Iskandar

5