Cara Aktifkan Fitur Biometrikasi di GoPay, Transaksi Makin Aman!

Cara Aktifkan Fitur Biometrikasi di GoPay, Transaksi Makin Aman!
Ilustrasi GoPay. ©2020 gojek.com
TEKNOLOGI | 12 Oktober 2020 14:07 Reporter : Indra Cahya

Merdeka.com - GoPay beberapa waktu lalu memperkenalkan hadirnya fitur biometrikasi sidik jari dan pengenalan wajah. Dua fitur ini ditujukan untuk verifikasi transaksi di luar layanan Gojek.

Fitur ini merupakan bagian dari Gojek SHIELD, yaitu rangkaian teknologi keamanan di aplikasi Gojek. Fitur biometrik sidik jari sudah tersedia untuk seluruh pengguna Android dan iOS. Namun untuk fitur pengenalan wajah, baru pengguna iOS yang dapat menggunakannya.

Lalu, bagaimana cara mengaktifkan fitur keamanan terbaru dari Gopay? Melansir laporan Tekno Liputan6.com yang mencoba mengaktifkan biometrik sidik jari menggunakan smartphone Android, berikut langkahnya!

Cara Aktifkan Biometrikasi Gopay

  1. Buka aplikasi Gojek
  2. Kunjungi laman Gopay dan pilih menu More
  3. Lalu pilih Settings atau Pengaturan
  4. Selanjutnya aktifkan fitur Fingerprint ID
  5. Masukkan PIN 6 digit
  6. Terakhir, gunakan sidik jadi kamu untuk memverifikasi akun Gopay
2 dari 2 halaman

Pentingnya Keamanan Biometrik

Fitur keamanan ini pun disambut positif dan menjadi bagian dari Gojek SHIELD, yaitu rangkaian teknologi keamanan di aplikasi Gojek. Pengamat Teknologi dari Researcher Center for Digital Society (CfDS) Universitas Gadjah Mada (UGM) Adityo Hidayat, mengatakan dari sisi keamanan terdapat multi sector authentication.

"Dalam hal ini ada authentication dan authorization (otentikasi dan otorisasi). Dengan ini maka ada jaringan keamanan yang memastikan sistem aplikasi bisa mengenal siapa yang sedang akses sistem. Apakah diri kita asli atau orang lain," ujar Adityo melalui keterangannya yang dikutip Liputan6.com.

Ia menuturkan, sistim biometrik sangat melekat dalam diri kita. Ada sidik jari, bentuk wajah, ada retina.

"Ini bisa dibayangkan kalau misal ponselnya hilang, maka aplikasi GoPay lebih aman. Sebab jika bukan si pemilik maka tidak bisa akses walaupun sudah dapat SMS OTP,” paparnya.

Ke depan, kata Adityo, ketika semakin banyak aplikasi mengikuti langkah GoPay menggunakan fitur biometrik itu maka semakin positif. Sebab transaksi keuangan non-tunai dan termasuk mobile banking terus meningkat.

Dari aspek keamanan IT, Adityo menambahkan, terdapat dua perspektif yang muncul dari penggunaan biometrik.

"Pertama memiliki unsur convenience (kenyamanan) dan kedua security (keamanan) yang lebih baik," ulasnya.

Sejauh ini, fitur keamanan transaksi non-tunai adalah fitur PIN. Kehadiran biometrik melengkapi fitur yang ada sehingga selain kenyamanan dan keamanan juga kecepatan.

"Pengguna tak perlu ingat username atau password. Cukup validasi transaksi sidik jari atau verifikasi wajah," Adityo menjelaskan.

Sumber: Liputan6.com
Reporter: Iskandar (mdk/idc)

Baca juga:
Verifikasi GoPay Kini Dapat Gunakan Sidik Jari
100 Hari PSBB, Youtap Catat Pembayaran Non Tunai Meroket 4,5 Kali Lipat
Lulus dari Y Combinator, Fintech BukuWarung Dapat Pendanaan Investor Dunia
Ceo Spotify Kucurkan Sepertiga Kekayaannya untuk Majukan Startup Eropa
Lagi Resesi, Yummy Corp Justru Raih Pendanaan Rp 175 Miliar dari Investor Global
Hackathon [RE]energize Indonesia: Mencari Startup Sektor Energi Pintar & Terbarukan
MPL Raih USD 90 juta Dipimpin MDI Ventures, SIG dan RTP

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami