Cara Hemat Baterai Smartphone Waktu Perjalanan Jauh, Cegah Baterai Rusak!

Cara Hemat Baterai Smartphone Waktu Perjalanan Jauh, Cegah Baterai Rusak!
Ilustrasi Mengecas di Mobil. ©2021 Redshed.co.uk
TEKNOLOGI | 23 Januari 2021 19:00 Reporter : Indra Cahya

Merdeka.com - Di perjalanan jauh dengan mobil, seperti ketika berangkat liburan atau mudik, mengisi daya smartphone menggunakan charger mobil adalah pilihan terbaik. Namun sayangnya, pengisian daya di mobil punya watt yang terbatas dan tak sestabil soket di rumah. Hal ini bisa merusak perangkat.

Untuk mengurangi risiko rusaknya smartphone akibat mengisi daya di mobil, berikut cara sederhana agar baterai smartphone Anda tetap awet walau sering diisi daya di mobil. Berikut ulasannya!

1. Jangan Letakkan Smartphone di Bawah Sinar Matahari

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah dengan menjauhkan smartphone dari sinar matahari langsung atau sumber panas yang berlebih.

Pasalnya, kondisi smartphone atau pun charger yang panas dapat merusak kompenen di dalamnya. Jika Anda mendapati smartphone atau charger yang panas, sebaiknya Anda langsung mencabutnya dan diamkan beberapa saat.

Tentu, kondisi ini juga berlaku ketika Anda mengisi daya dari travel charger maupun powerbank.

2. Jangan Gunakan Smartphone Ketika Cas

Jika Anda harus menggunakan smartphone ketika sedang diisi daya dengan car charger, lebih baik Anda urungkan niat tersebut.

Menggunakan smartphone ketika dayanya sedang diisi bisa merusak baterai dan komponen di dalamnya. Ini juga tidak hanya berlaku untuk pengisian daya di dalam mobil, tapi mengisi daya dari sumber listrik di dalam rumah juga bisa berbahaya karena dapat membuat baterai cepat rusak.

3. Matikan GPS

Global Positioning System (GPS) merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi daya tahan baterai perangkat Android cepat habis. Untuk itu, cara menghemat baterai Android yang ampuh adalah dengan mematikan fungsi dari GPS sepenuhnya.

Android saat ini telah menggunakan beberapa modul lain termasuk Wi-Fi dan Bluetooth untuk mendeteksi lokasi. Ini menghabiskan lebih banyak masa pakai baterai dan biasanya tidak begitu diperlukan.

Jadi, jika dalam perjalanan, Anda bisa pelajari dulu arah perjalanan Anda dan tidak terlalu mengandalkan aplikasi navigasi. Serta jika terpaksa, nyalakan GPS, lalu matikan lagi jika sudah tak diperlukan.

Baca Selanjutnya: 4 Matikan Aplikasi Berjalan Sebagian besar...

Halaman

(mdk/idc)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami