CEO Legalku Digital: Tantangan Sarjana Hukum Era Industri 4.0

CEO Legalku Digital: Tantangan Sarjana Hukum Era Industri 4.0
TEKNOLOGI | 13 Maret 2020 10:35 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Tenaga sarjana hukum di era digital ini tak bisa lagi berpangku tangan dengan mengerjakan pekerjaan administratif. Di era teknologi, sarjana hukum harus mempunyai cara berpikir kritis (critical thinking) yang berorientasi pada pemecahan masalah di lapangan.

“Di masa mendatang, pekerjaan administratif akan digantikan dengan teknologi. Saat ini machine learning sudah semakin maju, sehingga tuntutan sarjana hukum mendatang justru menganalisis untuk memecahkan masalah-masalah hukum yang terjadi di lapangan,” kata Muhamad Philosophi, Chief Executive Officer (CEO) Legalku Digital, saat menjadi narasumber di seminar Nasional ALSA Indonesia XXVII dengan tema “Tantangan Profesi Hukum dalam Revolusi Industri 4.0" di Surabaya, Jawa Timur, kemarin (12/3).

Menurut pria yang akrab disapa Philo ini, untuk itu, sarjana hukum harus menyelesaikan dan terjun langsung agar menghadapi masalah yang ada di dalam masyarakat, terutama di kalangan pengusaha mikro atau usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Legalku Digital melalui Legalku.com merupakan Indonesian legal tech untuk membantu para pengusaha mendapatkan perizinan usaha, pendirian perusahaan, dan pendaftaran hak kekayaan intelektual. Didirikan pada Desember 2017, Legalku telah memiliki 2.500 klien dan ratusan mitra yang beranggotakan konsultan hukum, notaris, Incubator usaha, Coworking space, dan Virtual Office yang juga konsultan pajak.

Seminar nasional ini dihadiri oleh 200 mahasiswa hukum dari berbagai daerah di Indonesia. Ini merupakan acara rutin yang diselenggarakan oleh anggota Asian Law Students’ Association (ALSA), organisasi mahasiswa hukum dengan skala regional di Asia.

Seminar Nasional ALSA Indonesia XXVII ini juga turut mengundang Prof Dr Ahmad M Ramli SH, MH, FCB.Arb; Guru Besar Hukum Teknologi Universitas Padjadjaran yang pernah menjabat sebagai Dirjen Hak Kekayaan Intelektual, serta Johannes C Sahetapy Engel yang merupakan Founder dari AKSET Lawfirm. (mdk/sya)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami