CEO Telkom Telstra: Internet Stabil dan Cepat Menjadi Lebih Penting di Masa Covid-19

CEO Telkom Telstra: Internet Stabil dan Cepat Menjadi Lebih Penting di Masa Covid-19
TEKNOLOGI | 16 Mei 2020 09:00 Reporter : Fauzan Jamaludin

Merdeka.com - Wabah Covid-19 saat ini, mau tidak mau mengubah perilaku aktivitas masyarakat. Salah satunya, para pekerja yang harus pergi ke kantor setiap hari, kini tak perlu lagi. Mereka hanya perlu di rumah dan terkoneksi dengan internet. Hal itu disampaikan oleh CEO Telkom Telstra, Erick Meijer.

Menurutnya, konteks terkoneksi dengan internet saat ini pun bukan bergeser. Bukan lagi sebagai mobility internet lagi, namun lebih ke konteks internet yang stabil dan cepat. Sebab, hal ini yang menjadi dasar kebutuhan bagi masyarakat yang bekerja dari rumah.

"Stability dan speed internet itu menjadi jauh lebih penting daripada internet flexible atau internet mobility," kata Erick saat diskusi online yang digelar Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), Jumat (15/5).

Kebutuhan dasar inilah yang kemudian, lanjut Erick, akan menghasilkan turunan pengalaman masyarakat dalam menggunakan internet yang lebih produktif. Seperti halnya saat ini banyak masyarakat yang melakukan virtual meeting dan timbul adanya hobi baru yang didorong oleh teknologi.

"Tetapi banyak juga orang yang merasa kesepian dengan adanya kebijakan social distancing ini. Saya misalnya, kalau hari Jumat seperti ini, saya sering melakukan shalat jumat di dekat kantor dan bertemu dengan beberapa kolega," ungkapnya.

1 dari 1 halaman

Perubahan perilaku masyarakat ini juga berpengaruh terhadap pola baru konsumsi. Erick menyontohkan e-commerce. E-commerce ini sebelum adanya Covid-19 meningkat tapi pelan. Namun, saat ini yang terjadi lonjakan penggunaan e-commerce melesat luar biasa.

"Jadi industri e-commerce dan sejenisnya sekarang ini terangkat. Pun susah dilihat ketika pandemic ini selesai, industri ini akan turun lagi. Pasti akan tetap stay pertumbuhannya," terang dia.

Meski begitu, kata Erick, di masa-masa seperti ini investasi bagi perusahaan tetap harus dilakukan. Hal ini sebagai upaya untuk mempersiapkan masa depan.

"Kita jangan fokus saja di hari ini. Krisis memang harus ditangani. Kita sibuk tangani krisi. Tapi jangan lupa memanfaatkan peluang di masa sekarang untuk masa depan," terang dia.

(mdk/faz)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami