Cuitkan Hasutan Kekerasan, Snapchat Tak Akan Lagi Promosikan Akun Trump

Cuitkan Hasutan Kekerasan, Snapchat Tak Akan Lagi Promosikan Akun Trump
TEKNOLOGI | 5 Juni 2020 09:56 Reporter : Indra Cahya

Merdeka.com - Akun Snapchat yang terverifikasi milik Presiden AS Donald Trump tak akan lagi dipromosikan dalam apikasi besutan Evan Spiegel tersebut.

Melansir The Verge, keputusan ini muncul karena cuitan Trump selama akhir pekan lalu, di mana unjuk rasa terkait Black Lives Matter pecah di AS, dianggap mempromosikan kekerasan oleh Snap.

Akun resmi Trump yakni RealDonaldTrump akan tetap ada di platform dan akan muncul di hasil pencarian, namun tak akan lagi ada di tab Discover. Tab ini biasa mempromosikan berita terkini, seleb, dan influencer.

1 dari 1 halaman

"Kami saat ini tidak mempromosikan konten presiden di platform Discover Snapchat," tulus juru bicara Snap di pernyataan mereka.

"Kami tidak akan memperkuat suara yang menghasut kekerasan rasial dan ketidakadilan dengan memberi mereka promosi gratis di Discover," lanjutnya.

Trump sendiri memiliki 1,5 juta lebih pengikut di Snapchat. Dilaporkan Bloomberg, jumlah pengikut ini naik tiga kali lipat selama setahun terakhir lewaat promosi reguler di tab Discover. (mdk/idc)

Baca juga:
Snapchat Hapus Akun Trump di Bagian Discover
Facebook Messenger Tambahkan Fitur Baru untuk Pantau Scammer
Polri Persilakan Ruslan Buton Ajukan Praperadilan
10 Macam Media Sosial yang Paling Sering Digunakan Oleh Orang Indonesia
Rating Anjlok di Play Store, Google Hapus Jutaan Ulasan Negatif TikTok
Kecewa Dengan Zuckerberg, Karyawan Facebook Lakukan 'Mogok Virtual'
Petugas Damkar Evakuasi Kunci Motor Warga yang Tercebur ke Got

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Agama Sejatinya Tidak Menyulitkan Umatnya - MERDEKA BICARA with Menteri Agama Fachrul Razi

5