Dalam Agenda G20, Menkominfo sebut Indonesia Serukan Kedaulatan dan Keamanan Data

Dalam Agenda G20, Menkominfo sebut Indonesia Serukan Kedaulatan dan Keamanan Data
TEKNOLOGI | 23 Juli 2020 10:08 Reporter : Fauzan Jamaludin

Merdeka.com - Pemerintah Indonesia menyerukan kedaulatan dan keamanan data dalam pertemuan puncak dari rangkaian agenda G20 Digital Economy Ministerial Meeting. Hal itu disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate.

Kata dia, ini merupakan pertemuan kelima yang diikuti oleh Pemerintah Indonesia dalam perumusan Ministerial Declaration atau Deklarasi Menteri. Indonesia berkontribusi aktif dalam perumusan draf deklarasi tersebut, khususnya terkait isu arus data lintas negara atau cross-border data flow.

"Tahun ini, Presidensi/Kepemimpinan Kerajaan Arab Saudi mengangkat lima isu penting dalam Deklarasi Menteri G20 DETF 2020, yaitu: Trustworthy Artificial Intelligence, Data Free Flow with Trust and Cross-Border Data Flow, Smart Cities, Measurement of the Digital Economy, dan Security in the Digital Economy," jelas Menteri Johnny.

Dalam perundingan di Osaka tahun 2019, terdapat beberapa prinsip mendasar terkait kedaulatan dan keamanan data yang belum masuk ke dalam G20 DETF Ministerial Declaration.

"Sebagai upaya mendorong agenda tersebut, Indonesia mengusulkan beberapa proposisi yang kemudian didukung secara luas oleh negara-negara anggota G20 lainnya," jelas Johnny.

Baca Selanjutnya: 5 Usulan Indonesia Diterima...

Halaman

(mdk/faz)

TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami