Ericsson Percepat Penerapan 5G Lewat Solusi AIR

Ericsson Percepat Penerapan 5G Lewat Solusi AIR
TEKNOLOGI | 4 Agustus 2020 21:07 Reporter : Indra Cahya

Merdeka.com - Operator telekomunikasi saat ini dapat menerapkan jaringan 5G di pita frekuensi sedang yang punya koneksi lebih cepat dan dalam skala cakupannya lebih luas.

Hal itu bahkan dilakukan tanpa perlu menambah footprint (limbah lingkungan), berkat dua solusi Antenna-Integrated Radio (AIR) Ericsson terbaru.

Hybrid AIR dan Interleaved AIR merupakan solusi termutakhir di portofolio Ericsson Radio System, yang meningkatkan produk 5G perusahaan. Perusahaan asal Swedia itu memahami keterbatasan ruang fisik di beberapa menara BTS menjadi tantangan bagi penyedia layanan komunikasi, yang hendak melakukan ekspansi jaringan untuk menerapkan 5G.

Solusi AIR diklaim mampu mengatasi masalah tersebut dan memungkinkan penyedia layanan komunikasi mengelola lokasi dan menara BTS makro kian kompleks. Selain itu, solusi ini juga disebut dapat mengurangi footprint dan biaya optimasi jaringan.

"Di beberapa lokasi jaringan, ukuran perangkat adalah segalanya. Penyedia layanan komunikasi secara global sering memiliki kemungkinan terbatas dalam menambah ruang fisik yang sudah penuh dengan peralatan jaringan. Mereka membutuhkan solusi yang sesuai dengan ketersediaan ruang yang ada saat ini selagi tetap memberikan kinerja luar biasa," ujar Per Narvinger, Head of Product Area Networks, Ericsson dikutip dari keterangan perusahaan yangg dikutip dari Tekno Liputan6.com.

Selain itu, kata Per, solusi ini tidak mengharuskan ruang fisik tambahan di lokasi.

"Saat diimplementasikan dengan teknologi Massive MIMO, penyedia layanan komunikasi dapat mengimplementasikan 5G di pita frekuensi sedang dengan solusi baru ini yang lebih cepat dan dalam skala lebih besar," tutur Per menjelaskan.

Baca Selanjutnya: Cara Kerja...

Halaman

(mdk/idc)

TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami