Facebook Mulai Buka Kantor Pada Juli, Hanya 25 Persen Karyawan yang Masuk

Facebook Mulai Buka Kantor Pada Juli, Hanya 25 Persen Karyawan yang Masuk
TEKNOLOGI | 30 Mei 2020 14:26 Reporter : Indra Cahya

Merdeka.com - Facebook bakal mulai berkantor yang kebijakannya berlaku di seluruh dunia pada 6 Juli 2020.

Meski kantor dibuka kembali, Facebook akan menerapkan prosedur keamanan kesehatan yang sangat ketat.

Mengutip laman The Verge via Tekno Liputan6.com, rencana pembukaan kembali kantor Facebook ini merupakan bagian proses multi langkah yang dilakukan perusahaan untuk memulihkan beberapa operasi yang dianggap krusial.

Misalnya terkait dengan manajemen pusat data dan pengembangan hardware seperti perangkat video chatting Portal dan headset VR Oculus.

Rencananya, perusahaan akan mulai membuka kantor dan maksimal 25 persen karyawan yang bisa datang. Artinya, hanya seperempat dari total karyawan Facebook yang berada di satu gedung kantor yang bisa masuk.

Mereka yang mulai kembali ke kantor diwajibkan mengenakan masker dan dicek suhu tubuhnya untuk mengawasi gejala Covid-19.

1 dari 1 halaman

Kebijakan Kantor Facebook di Asia

Meski tanggal 6 Juli diberlakukan untuk sebagian kantor Facebook di AS dan Eropa, Bloomberg menyebut bahwa beberapa kantor di Asia mungkin akan dibuka kembali lebih cepat. Semuanya tergantung aturan negara masing-masing.

Rencana pembukaan kantor ini juga tidak mengubah keputusan Facebook untuk mengizinkan karyawan bekerja jarak jauh hingga akhir 2020.

Dalam pengumumannya awal bulan ini, Facebook mengatakan, sebagian karyawan bisa bekerja dari luar kantor. Paling tidak hingga akhir 2020.

Sementara, karyawan yang diharapkan kehadirannya di kantor adalah mereka yang bekerja di bagian operasional, hardware, dan jaringan.

Pembukaan kantor Facebook pada Juli mendatang juga dibarengi dengan operasional bus perusahaan, kafetaria, personel keamanan, dan lain-lain.

Sumber: Liputan6.com
Reporter: Agustin Setyo Wardani (mdk/idc)

Baca juga:
Covid-19 Ubah Kebijakan Facebook Berkantor untuk Para Karyawan
Facebook Gandeng CSIS Untuk Ketahui Pola Penyebaran Covid-19
Rilis Facebook Shops, Klaim Bantu Pebisnis Jualan Online
Meski Dibeli Facebook, Giphy Pastikan Tak Hapus Meme Mark Zuckerberg
Facebook Rilis Layanan Video Call Messenger Rooms Untuk Semua Pengguna
Mark Zuckerberg Takut Regulasi Internet Tiongkok Ditiru Negara Lain
Stres Kerja, Facebook Beri Kompensasi Besar Untuk Moderator Konten

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Agama Sejatinya Tidak Menyulitkan Umatnya - MERDEKA BICARA with Menteri Agama Fachrul Razi

5