Facebook Putuskan Batal Terapkan Iklan di WhatsApp

TEKNOLOGI | 18 Januari 2020 16:23 Reporter : Indra Cahya

Merdeka.com - Facebook membatalkan rencana kontroversialnya untuk meletakkan iklan di aplikasi perpesanan besutannya yakni WhatsApp.

Dilaporkan oleh The Wall Street Journal via Tekno Liputan6.com, tim yang mengembangkan iklan di WhatsApp telah dibubarkan beberapa bulan lalu. Pekerjaan yang telah dilakukan pun, dihapus dari kode Whatsapp.

Meski membatalkan rencana untuk memboyong iklan ke WhatsApp, Facebook tetap akan menghadirkan iklan di WhatsApp Status. Namun sejauh ini, WhatsApp masih bebas dari iklan.

Facebook sendiri disebut begitu berambisi untuk memonetisasi WhatsApp. WhatsApp sendiri diakuisisi oleh Facebook pada 2014 dengan nilai USD 22 miliar.

Ambisi Mark Zuckerberg untuk memonetisasi WhatsApp ini bertentangan dengan cita-cita pendirinya, Jan Koum, yang kemudian mengundurkan diri dari Facebook pada 2018.

1 dari 1 halaman

Founder Tak Setuju

Sementara itu, rekan Koum yang sama-sama pendiri WhatsApp, Brian Acton, meninggalkan Facebook beberapa bulan sebelumnya. Kedua pendiri WhatsApp ini tak setuju aplikasi besutannya yang mengusung privasi harus disisipi iklan.

Kembali ke masalah iklan, Facebook kini lebih fokus ke iklan pada WhatsApp yang dianggap akan memungkinkan komunikasi bisnis dengan pelanggan lebih mudah.

Sebelumnya, Koum dan Acton disebut-sebut khawatir, fitur pesan komersial akan memaksa WhatsApp melemahkan enkripsi end-to-end yang diterapkan.

Sebelumnya, CEO Facebook Mark Zuckerberg mengumumkan, pihaknya secara bertahap akan mengintegrasikan Facebook, WhatsApp, dan Instagram.

Sumber: Liputan6.com
Reporter: Agustin Setyo Wardani (mdk/idc)

Baca juga:
Hati-Hati, Ini 4 Jenis Aplikasi Yang Kuras Baterai Smartphone Anda!
Popularitas TikTok Pepet WhatsApp
Tahun Ini, WhatsApp Disebut Akan Munculkan Iklan
3 Fitur Baru WhatsApp Ini Dikabarkan Hadir di Tahun 2020, Apa Saja?
WhatsApp Akan Segera Dapat Dark Mode
Deretan Fitur Canggih WhatsApp yang Dirilis di 2019
Lagi-Lagi Ditemukan Bug WhatsApp, Hacker Bisa Manfaatkan Pesan Grup!

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.