Fintech Maucash dan Restock Bermitra, Incar Pembiayaan Rp 500 Miliar untuk UMKM

Fintech Maucash dan Restock Bermitra, Incar Pembiayaan Rp 500 Miliar untuk UMKM
Fintech P2P Maucash bekerja sama dengan Restock. ©2021 Merdeka.com
TEKNOLOGI | 27 Februari 2021 18:01 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Financial technology (fintech) peer-to-peer (P2P) lending di Indonesia, PT Astra Welab Digital Arta (Maucash) dan PT Cerita Teknologi Indonesia (Restock), menginisiasi kerja sama antar-platform P2P untuk membantu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang membutuhkan pembiayaan.

Peminjaman P2P melalui media digital ini merupakan peluang nyata UMKM yang mengalami kesulitan dalam mengakses pinjaman ke lembaga keuangan formal. Sinergi Maucash dengan Restock ini untuk membantu pelaku UMKM memperoleh pembiayaan melalui skema jaminan aset dan inventori. Pembiayaan ini dibutuhkan untuk memastikan jalannya bisnis mereka tetap tumbuh secara berkesinambungan.

“Dengan kerja sama ini, nilai tambah Restock bagi kami adalah Restock sudah membuktikan manajemen risiko yang baik serta pertumbuhan bisnis sehat. Kolaborasi ini menandakan Astra Welab membuka diri untuk bekerja sama dengan ekosistem di sektor produktif bersama dengan platform P2P lain seperti Restock, untuk memudahkan pelaku UMKM mendapatkan pembiayaan,” ujar Presiden Direktur Astra Welab Rina Apriana dalam rilisnya, kemarin.

Sejak November 2020, kerja sama Restock dan Maucash menghasilkan pembiayaan hingga Rp 4,3 miliar per 10 Februari 2021.

Berkat kerja sama ini, Maucash dan Restock sudah berhasil membantu kalangan UMKM tumbuh hingga ratusan persen di masa pandemi. Harapannya, penyaluran pinjaman produktif untuk membantu perkembangan UMKM di Indonesia semakin banyak dan mencapai target bersama sebesar Rp 500 miliar di tahun ini.

Restock, yang menawarkan model bisnis pembiayaan berbasis inventori, menargetkan penyaluran pinjamannya pada UMKM di sektor ritel, baik yang melakukan penjualan secara tradisional maupun digital. Dengan prediksi tingkat pertumbuhan tahunan majemuk rata-rata industri e-commerce 13 persen per tahun, maka transaksi melalui kanal digital akan tumbuh mencapai Rp 700 triliun pada 2025.

“Kami berharap ke depan terjalin lebih banyak lagi kolaborasi seperti ini. Mengingat UMKM merupakan penopang utama ekonomi negara di saat krisis, kami berharap dapat menjadi salah satu solusi bagi usaha yang belum terhubung dengan ekosistem finansial terutama bagi para pengusaha online yang sedang berkembang,” kata Muhammad Farid Andika, Direktur Utama Restock.ID.

Rina Apriana menambahkan, Maucash berkomitmen untuk aktif mendukung peningkatan literasi keuangan dalam bentuk pinjaman baik multiguna maupun produktif, serta memberikan produk dan layanan terbaik bagi masyarakat. "Kerja sama Maucash dan Restock kami harapkan bisa melayani masyarakat lebih luas dan memperkuat ekonomi digital yang sedang berkembang di Indonesia”. (mdk/sya)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami